Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Banyak Masyarakat Terjebak Pinjaman Online, Ini Catatan DPR Untuk APFI dan OJK
Politik
15 jam yang lalu
Banyak Masyarakat Terjebak Pinjaman Online, Ini Catatan DPR Untuk APFI dan OJK
2
Jumlah Pasien Covid Tak Imbang dengan Jumlah Nakes, Negara Wajib Hadir
Politik
15 jam yang lalu
Jumlah Pasien Covid Tak Imbang dengan Jumlah Nakes, Negara Wajib Hadir
3
Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris
Peristiwa
13 jam yang lalu
Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris
4
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
Kesehatan
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
5
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
Peristiwa
13 jam yang lalu
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
6
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Ady Eka Jayanto Rasakan Ketatnya Persaingan

Ady Eka Jayanto Rasakan Ketatnya Persaingan
Senin, 06 April 2020 21:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Musim kompetisi 2020 ini menjadi pengalaman perdana bagi gelandang Persik Kediri, Ady Eka Jayanto merasakan atmosfer Kompetisi Sepakbola Liga 1. Dia mengaku pengalaman perdana tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sangat menguras tenaga dan cukup keras.

Ady juga menyebut jika persaingan di Liga 1 sangat ketat. Menurutnya semua tim Liga 1 musim ini hampir memiliki kualitas yang merata. Sehingga dalam suatu pertandingan dibutuhkan fisik yang prima dan konsentrasi penuh selama 90 menit.

“Liga 1 cukup keras menguras tenaga dan pikiran. Makanya di Liga 1 harus benar-benar fokus dan disiplin 90 menit sampai pertandingan berakhir. Sayangnya baru nemikmati Liga 1 malah ada bencana virus seperti ini. Sedih juga tapi bagaimana lagi sudah kondisinya begini, harus sabar dulu dan semuga cepat hilang virus itu di Indonesia,” kata Ady.

Sementara untuk saat ini ketika kompetisi dihentikan sementara waktu akibat pandemi virus corona Ady tetap menjaga kebugaran fisiknya dengan berlatih secara mandiri di sekitar rumah. 

Ady memberi durasi waktu selama satu jam saat melakukan latihan yang dirasa cukup untuk menjaga kebugarannya.

“Saat ini tetap jaga kondisi setiap pagi di lapangan dekat rumah, sehari satu jam. Tugas dari coach sudah tidak ada, minggu-minggu kemarin yang ada sekarang ya latihan jaga fisik standar,” pungkasnya. ***

wwwwww