Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
16 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
2
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
14 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
3
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
4
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
5
MPR: Keteladanan Dua Prajurit TNI asal NTT Patut Dicontoh
Politik
13 jam yang lalu
MPR: Keteladanan Dua Prajurit TNI asal NTT Patut Dicontoh
6
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Peristiwa
13 jam yang lalu
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Ady Eka Jayanto Rasakan Ketatnya Persaingan

Ady Eka Jayanto Rasakan Ketatnya Persaingan
Senin, 06 April 2020 21:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Musim kompetisi 2020 ini menjadi pengalaman perdana bagi gelandang Persik Kediri, Ady Eka Jayanto merasakan atmosfer Kompetisi Sepakbola Liga 1. Dia mengaku pengalaman perdana tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sangat menguras tenaga dan cukup keras.

Ady juga menyebut jika persaingan di Liga 1 sangat ketat. Menurutnya semua tim Liga 1 musim ini hampir memiliki kualitas yang merata. Sehingga dalam suatu pertandingan dibutuhkan fisik yang prima dan konsentrasi penuh selama 90 menit.

“Liga 1 cukup keras menguras tenaga dan pikiran. Makanya di Liga 1 harus benar-benar fokus dan disiplin 90 menit sampai pertandingan berakhir. Sayangnya baru nemikmati Liga 1 malah ada bencana virus seperti ini. Sedih juga tapi bagaimana lagi sudah kondisinya begini, harus sabar dulu dan semuga cepat hilang virus itu di Indonesia,” kata Ady.

Sementara untuk saat ini ketika kompetisi dihentikan sementara waktu akibat pandemi virus corona Ady tetap menjaga kebugaran fisiknya dengan berlatih secara mandiri di sekitar rumah. 

Ady memberi durasi waktu selama satu jam saat melakukan latihan yang dirasa cukup untuk menjaga kebugarannya.

“Saat ini tetap jaga kondisi setiap pagi di lapangan dekat rumah, sehari satu jam. Tugas dari coach sudah tidak ada, minggu-minggu kemarin yang ada sekarang ya latihan jaga fisik standar,” pungkasnya. ***


wwwwww