Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
21 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
20 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
20 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
4
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
5
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
20 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
6
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jika Masih Darurat Corona, Silaturrahim Lebaran Diminta via Medsos

Jika Masih Darurat Corona, Silaturrahim Lebaran Diminta via Medsos
Senin, 06 April 2020 22:09 WIB
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 6 tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-19.

Dalam SE tertanggal 6 April 2020 dan lengkap dengan stempel Kemenag serta tanda tangan Menteri Agama Fachrul Razi itu dinyatakan bahwa silaturrahim lebaran idul fitri kali ini agar dilaksanakan melalui media sosial.

"Silaturrahim atau halal bi halal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya idul fitri bisa dilakukan melalui media sosial video call/Conference," kutipan amanat dari huruf E poin 12 SE tersebut.

Sementara untuk pelaksanaan ibadah shalat Idul Fitri, Kemenag dalam poin 8 masih menunggu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Adapun zakat fitrah, yang biasa ditunaikan umat muslim di penghujung Ramadhan, diimbau dalam poin 13-nya, agar dibayarkan sebelum bulan Ramadhan.

Tak hanya itu, SE tersebut juga mengatur pelaksanaan Ibadah Tarawih. Kemenag memerintahkan warga muslim melaksanakan shalat Tarawih di rumah, bukan di masjid ataupun musholla.

"Shalat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah," bunyi kutipan huruf E poin ke-3.

"Semua panduan di atas dapat diabaikan bila pada saatnya telah diterbitkannya pernyataan resmi pemerintah pusat untuk seluruh wilayah negeri, atau pemerintah daerah untuk daerahnya masing-masing yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19" bunyi poin penutup edaran itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Pemerintahan, Umum, GoNews Group

wwwwww