Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Terbatas! BLT Senilai Rp 600 ribu selama 3 Bulan di Tengah Pandemi Covid-19

Terbatas! BLT Senilai Rp 600 ribu selama 3 Bulan di Tengah Pandemi Covid-19
Presiden RI, Joko Widodo. (Gambar: Ist.)
Selasa, 07 April 2020 19:16 WIB
JAKARTA - Pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) per keluarga sebesar Rp 600.000 setiap bulannya, dimulai sejak April 2020, bulan ini. Penerima bantuan adalah keluarga yang terdaftar di dalam data terpadu kesejahteraan sosial.

"Presiden menyetujui untuk memberikan bantuan langsung tunai atau disingkat BLT selama 3 bulan. Dengan indeks Rp 600 ribu per keluarga," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara dalam video conference usai rapat bersama Presiden Jokowi, Selasa (7/4/2020).

Kata Juliari, calon-calon penerima BLT ini adalah seluruh keluarga yang ada di data Kementerian Sosial, "plus nanti kami minta tambahan data-data dari Pemda tersebut, yang sekarang ini atau saat ini tidak terima bansos seperti PKH, BPNT, atau kartu prakerja,".

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, jumlah penerima di luar Jabodetabek diperkirakan ada 9 juta keluarga.

"Yang tambahan Jakarta masih dibersihkan datanya yaitu yang diusulkan dapat BLT secara tunai 600 ribu jangka waktunya dipikirkan 2 atau 3 bulan," tutur Sri Mulyani.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Liputan6.com
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Ekonomi, PON, Badminton
wwwwww