Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
15 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
13 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
16 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
5
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
13 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
6
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
16 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Terbatas! BLT Senilai Rp 600 ribu selama 3 Bulan di Tengah Pandemi Covid-19

Terbatas! BLT Senilai Rp 600 ribu selama 3 Bulan di Tengah Pandemi Covid-19
Presiden RI, Joko Widodo. (Gambar: Ist.)
Selasa, 07 April 2020 19:16 WIB
JAKARTA - Pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) per keluarga sebesar Rp 600.000 setiap bulannya, dimulai sejak April 2020, bulan ini. Penerima bantuan adalah keluarga yang terdaftar di dalam data terpadu kesejahteraan sosial.

"Presiden menyetujui untuk memberikan bantuan langsung tunai atau disingkat BLT selama 3 bulan. Dengan indeks Rp 600 ribu per keluarga," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara dalam video conference usai rapat bersama Presiden Jokowi, Selasa (7/4/2020).

Kata Juliari, calon-calon penerima BLT ini adalah seluruh keluarga yang ada di data Kementerian Sosial, "plus nanti kami minta tambahan data-data dari Pemda tersebut, yang sekarang ini atau saat ini tidak terima bansos seperti PKH, BPNT, atau kartu prakerja,".

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, jumlah penerima di luar Jabodetabek diperkirakan ada 9 juta keluarga.

"Yang tambahan Jakarta masih dibersihkan datanya yaitu yang diusulkan dapat BLT secara tunai 600 ribu jangka waktunya dipikirkan 2 atau 3 bulan," tutur Sri Mulyani.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Liputan6.com
Kategori:DKI Jakarta, Pemerintahan, Ekonomi, Umum, GoNews Group

wwwwww