Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

BKSP DPD RI Berharap KTT Asean Kompak Hadapi Covid-19

BKSP DPD RI Berharap KTT Asean Kompak Hadapi Covid-19
Senin, 13 April 2020 20:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jelang dilaksanakan KKT ASEAN Plus Three yang diadakan secara virtual pada Selasa (14/04/2020), Pimpinan BKSP DPD RI mengharapkan adanya penguatan solidaritas dan kerjasama ASEAN dan mitranya dalam menghadapi Covid-19.

Menurut Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, KTT ini sangat penting sebagai momentum untuk membentuk visi dan kerangka bersama dalam melakukan mitigasi wabah Covid.

"Wabah Covid-19 sangat memukul bukan hanya dalam aspek kesehatan masyarakat, tetapi juga dalam dampak ekonomi. ASEAN bersama mitranya harus bisa menekan dampak pandemi ini dengan kerangka kerja bersama baik dalam hal tukar menukar informasi, kerjasama penyediaan alat kesehatan maupun obat serta kerangka kerjasama ekonomi dan perdagangan," kata Senator asal Kalimantan Selatan itu.

Wakil Ketua II BKSP DPD RI, Ali Ridho menambahkan dengan adanya wabah Covid ini seharusnya semua negara ASEAN memberlakukan berbagai kemudahan agar arus barang dan jasa, terutama yang menyangkut kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar antara sesama negara ASEAN.

“Semua terdampak wabah ini. Karena itu, kerjasama untuk mengatasinya akan menjadi kunci sehingga semua negara ASEAN tidak terlalu tertekan baik dari aspek keselamatan warga maupun dari aspek ekonominya," ungkapnya, Senin (13/4/2028).

Senada dengan itu, Richard Pasaribu yang juga Wakil Ketua I BKSP DPD RI mengharapkan bahwa ada skema bersama yang menjamin industri baik industri besar maupun UMKM bisa terus berjalan. Di samping untuk menjaga kelangsungan produksi barang, itu juga akan menekan angka pengangguran.

"KTT ASEAN harus memberikan perhatian penuh agar tidak terjadi peningkatan pengangguran baik di sektor formal maupun informal yang dalam jangka panjang akan sangat memukul kesejahteraan, terutama rakyat kecil. Itu bisa dilakukan dengan menyelaraskan kegiatan ekonomi dengan protokol kesehatan yang memadai," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III BKSP DPD RI, Rabiah Adawiah mengharapkan, ASEAN bisa menjalin kemitraan yang lebih erat dengan mitranya yaitu Jepang, China dan Korea Selatan untuk melakukan mitigasi ekonomi.

“Ketiga negara itu menunjukkan perfoma yang bagus dalam mitigasi. ASEAN bisa belajar kepada mereka dalam mitigasi selain juga untuk mempererat kerjasama dalam kondisi wabah ini," tukasnya.

BKSP DPD RI sepakat, wabah Covid-19 ini harus disikapi dengan solidaritas global. Untuk itu BKSP mengapresiasi pemerintah Indonesia yang terus menyerukan kerjasama baik di tingkat regional, internasional maupun dalam pembicaraan-pembicaraan bilateral. Pimpinan BKSP memastikan bahwa BKSP siap membantu pemerintah dan mitra luar negeri dalam mitigasi terutama untuk konteks Daerah.***

wwwwww