Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
24 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
4
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
5
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
4 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
3 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Anggaran Basarnas Tak Tepat Dipotong, Anggaran BPWS Baiknya Dialihkan untuk Penanggulangan Pandemi

Anggaran Basarnas Tak Tepat Dipotong, Anggaran BPWS Baiknya Dialihkan untuk Penanggulangan Pandemi
Foto: Merdeka.com
Senin, 20 April 2020 17:42 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu, menyoroti pemotongan alokasi anggaran BNPP/Basarnas oleh Pemerintah Pusat hingga sebanyak Rp 670 Miliar.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Virtual Komisi V DPR RI dengan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/BASARNAS), Senin (20/4/2020), Syaikhu menyampaiakan, Basarnas sebagai salah satu garda terdepan dalam mengatasi kebencanaan seharusnya tidak dikurangi anggarannya.

"Alasannya, kerawanan bencana saat ini masih terjadi. Contohnya, erupsi Gunung Anak Krakatau baru-baru ini. Namun demikian, kalaupun terjadi pengurangan anggaran nantinya, saya mendorong Basarnas semaksimal mungkin untuk tidak mengurangi tugas pokok dan fungsinya" tandas legislator dapil Jawa Barat VII itu.

Dalam rapat yang juga dihadiri Plt. BPWS, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) itu, Syaikhu juga mendesak Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS), agar anggaran pengadaan lahan dialihkan untuk bantuan sosial. Khususnya, bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedagang informal terutama di Suramadu serta daerah-daerah lainnya yang terdampak virus Corona (Covid-19).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Metropolitan
wwwwww