Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Kriminal

Fokus Penanggulangan Pandemi, Demokrat tolak Pembahasan RUU Apapun di DPR

Fokus Penanggulangan Pandemi, Demokrat tolak Pembahasan RUU Apapun di DPR
Gambar: Dok. GoNews.co
Rabu, 22 April 2020 13:03 WIB
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan, pihaknya menolak pembahasan RUU apapun yang tak terkait dengan penanggulangan Pandemi Corona/Covid-19.

Pernyatan Ibas, menyusul adanya pembahasan RUU Omnibuslaw Ciptaker, RUU Haluan Ideologi Pancasila dan RUU Minerba di tengah pandemi saat ini.

"Kita harus bijak melihat situasi; waktu, kondisi, prioritas," kata Ibas mengulang cuitannya di Twitter kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Fraksi Partai Demokrat, kata Ibas, mengajak kepada pemerintah untuk lebih serius dan lebih bijak menyelesaikan Pandemi Covid-19 yang menurutnya kian mengkhawatirkan.

Per Selasa 22 April 2020 pukul 12.00 WIB, total pasien positif Covid-19 menjadi 7.135 orang. Angka itu, kata Ibas, bertambah 375 kasus positif Corona dari hari sebelumnya. Berdasarkan data nasional, DKI Jakarta masih menjadi yang terbanyak dari seluruh provinsi di Indonesia yaitu 3.260.

"Mari kita bersama curahkan pikiran, tenaga dan perhatian untuk mengurangi dampak Virus Corona, Gotong Royong Bantu Rakyat dan Pemerintah," pungkasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Metropolitan, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww