Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
8 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
9 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Basket

Tak Mampu Lagi Belikan Bayinya Susu Akibat Corona, Janda Muda Nekat Gantung Diri

Tak Mampu Lagi Belikan Bayinya Susu Akibat Corona, Janda Muda Nekat Gantung Diri
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Jum'at, 24 April 2020 12:13 WIB
BANGKOK - Irada Lordpet, seorang wanita berusia 26 tahun di Thailand nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar mandi rumahnya, Ahad (20/4/2020) lalu.

Dikutip dari detikcom, Irada memutuskan bunuh diri karena frustasi setelah tak bisa lagi membelikan susu untuk bayinya yang berusia 6 bulan.

Saudara laki-lakinya berusaha menyelamatkan Irada dengan segera membawanya ke rumah sakit, namun Irada menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Irada memiliki 2 anak laki-laki berusia 6 tahun dan 6 bulan. Wanita di provinsi Maha Sarakham ini berasal dari keluarga miskin. Ia baru saja bercerai dengan suaminya. Hal ini disampaikan kepala desa Pao, tempat Irada tinggal, Somjit Siwai.

Sehari-hari Irada dapat penghasilan dari berjualan yogurt, namun sejak pandemi virus corona melanda Thailand, ia kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Sehinga Irada tak lagi mampu membelikan susu untuk bayinya.

Irada sempat ingin meminjam uang kepada Somjit. Ia mengatakan akan segera pinjamkan ke bank. Somjit juga mengaku sempat dihubungi ibu Irada sesaat setelah putrinya meninggal.

Somjit kini sangat prihatin dengan keluarga mendiang Irada. Ia mencari bantuan dana yang nantinya akan dikirimkan pada ibu Irada, Sompong Yola.

Hingga Kamis (23/4), kasus corona di Thailand mencapai 2.826, dengan 2.352 orang sembuh dan 49 orang meninggal.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Olympic, Basket
wwwwww