Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Olahraga
15 jam yang lalu
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
2
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
MPR RI
20 jam yang lalu
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
3
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
Ekonomi
20 jam yang lalu
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
4
Bamsoet dan Wapres Ma'ruf Amin Terima Penghargaan dari 'Obsession Awards 2020'
Nasional
20 jam yang lalu
Bamsoet dan Wapres Maruf Amin Terima Penghargaan dari Obsession Awards 2020
5
Bamsoet Minta SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran
Politik
20 jam yang lalu
Bamsoet Minta SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran
6
Gelombang 7 Meter Berpotensi Terjadi di Laut Natuna, Warga Diimbau Waspada
Peristiwa
21 jam yang lalu
Gelombang 7 Meter Berpotensi Terjadi di Laut Natuna, Warga Diimbau Waspada
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Pemerintah Kembangkan Serum Anti Covid-19, Hasilnya Memuaskan

Pemerintah Kembangkan Serum Anti Covid-19, Hasilnya Memuaskan
Tangkapan layar: Ist.
Senin, 04 Mei 2020 01:03 WIB
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menyatakan, pihaknya sedang mengembangkan serum anti Covid-19. Riset pengembangan serum ini melibatkan Biofarma, LIPI dan IPB.

"Kami harapkan nanti bisa jadi alternatif juga untuk meningkatkan kesembuhan dari Covid-19," ujar Bambang saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (3/5/2020).

Ia menjelaskan, uji klinis yang dilakukan dalam pembuatan serum anti covid-19 ini adalah terapi plasma darah atau convalescent plasma. Plasma darah dari pasien positif Covid-19 yang sembuh, diujicobakan untuk diterapi kepada pasien Covid-19 dengan gejala atau kondisi berat.

Pengujian yang dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, ungkap Bambang, hasilnya cukup meletakan. "Namun tentunya riset ini harus dilaksanakan pada skala yang lebih besar,".

"Oleh karena itu BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) bekerjasama dengan Kemenkes akan melakukan riset yang lebih besar lagi, melibatkan beberapa RS di daerah untuk mengembangkan convalescent plasma ini," kata dia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Berbagai Sumber
Kategori:DKI Jakarta, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan
wwwwww