Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
18 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
19 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
3
Pilkada Desember 2020 Dinilai sebagai Pemerkosaan Politik
DPD RI
22 jam yang lalu
Pilkada Desember 2020 Dinilai sebagai Pemerkosaan Politik
4
'New Normal' saat Sekarang Disebut bisa Menjadi Dosa Kebijakan
DPR RI
23 jam yang lalu
New Normal saat Sekarang Disebut bisa Menjadi Dosa Kebijakan
5
Legislator Minta Pemerintah Buat Aturan Komprehensif Lindungi ABK WNI
DPR RI
23 jam yang lalu
Legislator Minta Pemerintah Buat Aturan Komprehensif Lindungi ABK WNI
6
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
DPR RI
19 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Temuan Penumpang KRL Positif Covid-19, Munculkan Kehawatiran 'PSBB Gagal'

Temuan Penumpang KRL Positif Covid-19, Munculkan Kehawatiran PSBB Gagal
Foto: Media Indonesia
Senin, 04 Mei 2020 01:20 WIB
JAKARTA - Tiga dari 325 orang penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta - Bogor dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes swab (PCR) pada Senin (27/4/2020) lalu.

"Ini artinya KRL yang masih padat bisa menjadi transportasi OTG pembawa virus. PSBB bisa gagal. Sudah dilaporkan ke gugus tugas pusat dan Kemenhub. Semoga ada respon terukur dari pihak operator KRL," tulis Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di akun twitternya.

Mengutip Media Indonesia, Senin (4/5/2020), Walikota Bogor Bima Arya juga mengumumkan kasus positif Covid-19 itu melalui aplikasi percakapan WhatsApp. Bima mengumumkannya lewat unggahan status WhatsApp pribadinya.

"3 penumpang KRL Bogor - Jakarta dari 325 yang ditest swab PCR dinyatakan positif Covid. Kerumunan dan moda transportasi yang padat sumber penularan orang tanpa gejala (OTG). Agar semua berhati-hati dan kita kawal pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bersama-sama," tulis Bima.

Sekedar pengingat, pemerintah telah bicara soal pelonggaran PSBB. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, dalam video di akun twitternya, Minggu (3/5/2020) bicara soal relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa Pandemi Corona/Covid-19.

Relaksasi yang dimaksud Mahfud, adalah apa yang menurutnya diinginkan Presiden Jokowi agar roda perekonomian tetap berputar di masa PSBB. Tentu, dengan tetap dalam koridor protokol kesehatan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Kesehatan, Pemerintahan, Peristiwa

wwwwww