Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  SEA Games

Perwira Polisi yang Rutin Baca Surat Al-Kahfi Itu Wafat dalam Status PDP Corona

Perwira Polisi yang Rutin Baca Surat Al-Kahfi Itu Wafat dalam Status PDP Corona
Pemakaman jenazah dengan protap kesehatan virus corona. (int)
Senin, 04 Mei 2020 21:34 WIB
MAKASSAR - Inspektur Dua (Ipda) Muhammad Ali Tappa meninggal dunia di RS Bhayangkara Makassar, Ahad (3/5/2020) malam.

Dikutip dari Sindonews.com, periwra polisi yang bertugas di Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan itu wafat pada usia 53 tahun dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) corona. Jenazah Muhammad Ali Tappa pun dimakamkan dengan protap Covid-19.

''Statusnya PDP. Belum ada juga hasil tes swabnya, positif atau negatif,'' kata Kasat Binmas Polrestabes Makassar, AKBP Adzan Subuh, kepada Sindonews, Senin (4/5/2020).

Adzan menjelaskan sebelum wafat, almarhum yang bertugas sebagai Kepala Sub Unit 1 Binmas Polisi Masyarakat Polrestabes Makassar itu sempat dirawat selama lima hari di RS Bhayangkara Makassar. Tepatnya sejak 29 April dan akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Ahad (3/5), sekitar pukul 22.50 Wita.

''Selama ini sama sekali tidak ada keluhannya beliau. Cuma kemarin mengeluh demam. Lalu langsung dibawa ke RS Bhayangkara ya sekitar lima hari lalu,'' sebut Adzan.

Lanjut Adzan, pihaknya telah melakukan serangkaian proses sterilisasi di area sekitar dan lingkungan kerja Polrestabes Makassar. Mulai dari disintefektanisasi, hingga proses teknis lain yang berkaitan dengan protokol penanganan Covid-19.

Kepolisian juga menelusuri atau men-tracing orang-orang yang pernah berkontak dengan almarhum.

''Anggota sudah beberapa kali melakukan penyemprotan. Anggota juga diinstruksikan untuk tetap steril sesuai saran dari dokter,'' ucap Adzan.

Menurut Adzan, almarhum memiliki kepribadian baik. Sangat bertanggung jawab sebagai Binmas dan memang dikenal baik oleh masyarakat.

Almarhum juga dikenal berdedikasi tinggi dalam Korps Bhayangkara.

''Beliau ringan tangan, tidak tega lihat masyarakat kesusahan,'' kenang Adzan.

Rutin Baca Surat Al-Kahfi

Sambung Adzan, Muhammad Ali Tappa juga dikenal taat beribadah.

''Beliau punya pribadi luar biasa dan ibadahnya sangat luar biasa,'' ujar Adzan Subuh. Adzan menjelaskan, sebelum mewabahnya Covid-19 di Makassar, almarhum selalu mengajaknya untuk membaca Alquran setiap malam Jumat.

''Selalu mengajak saya untuk membaca Alquran surah Al-Kahfi, dan beliau orangnya sangat peduli dan sangat-sangat baik,'' ungkapnya.

Ipda Muhammad Ali Tappa meninggal dunia pada usia 53 tahun. Dia dirawat di RS Bhayangkara Makassar selama 5 hari terakhir.

''Statusnya PDP. Belum ada juga hasil tes swabnya, positif atau negatif,'' sambung Adzan. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SEA Games
wwwwww