Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
Nasional
23 jam yang lalu
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
2
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
23 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
3
Ini Penjelasan Telkom IndiHome dan Telkomsel Soal Gangguan Internet di Sumatera
Riau
22 jam yang lalu
Ini Penjelasan Telkom IndiHome dan Telkomsel Soal Gangguan Internet di Sumatera
4
Terapkan Customer Identity and Access Management, XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital
Ekonomi
22 jam yang lalu
Terapkan Customer Identity and Access Management, XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital
5
Shin Tae Yong Pulangkan 11 Pemain Timnas U 19
Sepakbola
22 jam yang lalu
Shin Tae Yong Pulangkan 11 Pemain Timnas U 19
6
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
9 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Home  /  Berita  /  Politik

DPP PAN Tetapkan Pasangan Matridi-Habibi di Pilkada Pelalawan

DPP PAN Tetapkan Pasangan Matridi-Habibi di Pilkada Pelalawan
Senin, 11 Mei 2020 15:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Matridi-Habibi, akhirnya resmi diusung Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju sebagai bakal calon bupati Kabupaten Pelalawan.

Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP PAN dengan Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/040/IV/2020 yang dikeluarkan di Jakarta. Dan SK tersebut langsung akan diserahkan ke yang bersangkutan setelah menandatangani fakta integritas di DPP PAN.

Demikian diungkapkan Wasekjen Bapilu DPP PAN dr Irvan Herman MMRS kepada GoNews.co, Senin (11/05/2020). "Iya benar, DPP PAN menetapkan AM Matridi Bin Buya Karim berpasangan dengan Ketua DPD PAN Kab Pelalawan, Habibi Hapri untuk maju pilkada 2020," ujar Irvan.

Masih kata Irvan, penetapan keduanya untuk maju di Pilkada, sudah melewati beberapa tahapan baik bersifat objektif seperti hasil survei polmark. Dimana posisi suveinya masuk tiga besar. "Dan yang pasti, DPP PAN juga memiliki berbagai pertimbangan. Karena pasangan ini merupakan kombinasi pengusaha dan politisi. Matridi yang kita tau merupakan anak dari tokoh pendiri Kab Pelelalawan dan juga ulama besar yang aktif di berbagai organisasi seperti KADIN dan HIPMI," kata Irvan.

Matriadi lanjut Irvan, juga pernah menjadi komisioner KPU dan Ketua Koni Kab Pelalawan. Sedangkan Habibi juga bukan tokoh baru, Ia pernah menjadi anggota DPRD Pelalawan dan berhasil menaikkan kursi PAN di DPRD.

"Habibi juga merupakan voters loyal sah Ketum Zulkifli Hasan pada saat kongres," tandasnya.

Sebelumnya menurut Irvan, pihaknya sudah mengeluarkan dua rekomendasi kepada kader terbaik PAN di Pelalawan, yakni T Zulmijan dan Habibi. Namun saat dilakukan evaluasi, ternyata nama Habibi mampu menunjukan pasangan dan mendapat partai pengusung lain yaitu Hanura.

"Sehingga kolaborasi antara PAN dan Hanura, sudah bisa mengusung keduanya. Komitmen kita ketika ada dua kader yang bersaing, maka kita sudah sepakati bersama, siapapun kader yang sudah mendapat pasangan dan partai pengusung lain, maka akan kita naikkan menjadi SK," tandasnya.

Selain Pelalawan kata Irvan, DPP PAN juga telah memutuskan beberapa pasangan untuk maju di PIlkada, seperti di Siak dan Kuantan Singingi. "Sama dengan Pelalawan, di Siak dan Kuansing juga kita utamakan kader sendiri. Namun untuk namanya tunggu saja tanggal mainnya," tandasnya.

Saat ini kata Irvan, PAN tetap mengedepankan kader yang potensial serta sudah memilik partai pengusung lain atau psangan yang serasi. "Menang dan kalah kita serahkan kepada Allah SWT," tukasnya.

Terakhir, Irvan mengingatkan. Untuk Pilkada, semua kewenangan ada di pusat. Ia mendapat tugas untuk memonitor voters loyalis Ketum Zulkifli Hasan saat konggres khusunya untuk wilayah Riau dan Kepri. "Kepada seluruh pengurus DPW dan DPD serta Fraksi PAN di daerah yang akan menggelar Pilkada, maka wajib menyukseskan keputusan DPP PAN," pungkasnya.***


wwwwww