Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Olympic

Jika Pandemi Covid-19 Tak Kunjung Selesai, Mal Besar Terancam Kolaps

Jika Pandemi Covid-19 Tak Kunjung Selesai, Mal Besar Terancam Kolaps
Selasa, 12 Mei 2020 01:13 WIB
MALANG - Pusat perbelanjaan atau mal di Malang terancam kolaps jika masa darurat pandemi Covid-19 diperpanjang.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang, Suwanto, mengatakan ada sembilan mal di Malang Raya yang masih buka sampai saat ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau masyarakat patuh, kemungkinan sampai bulan Juni (pandemi) masih kondusif dan perhitungan kami mal masih survive," katanya.

Menurut Suwanto, butuh waktu dua bulan bagi untuk recovery bisnis perbelanjaan. "Dengan penurunan kunjungan mal rata-rata turun 70 persen, serta kondisi ekonomi dan psikologis masyarakat, saya rasa butuh waktu 1-2 bulan untuk mal ramai lagi. Perkiraan September baru bisa bangkit," katanya.

Namun jika, masa darurat pandemi Covid-19 diperpanjang, maka Suwanto memprediksi mal di Malang akan akan kolaps.

"Jika masa darurat pandemi (Covid-19) sampai akhir tahun bukan hanya mal yang kolaps tapi semua sendi perekonomian juga," katanya.

Hal yang sama diutarakan oleh Manager Mal Sarinah Area Jawa Timur, Febi Damayanti, yang mengatakan pusat perbelanjaan bisa saja kolaps jika masa pandemi tidak berakhir di bulan Juni.

"Tapi kalau sampai Juli keadaanya masih seperti ini, saya pikir untuk kolaps nggak usah nunggu akhir tahun," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:JPNN.com
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww