Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
19 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
20 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
19 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
19 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
20 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
19 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pandemi Covid-19, Harga Gabah Mei 2020 Anjlok

Pandemi Covid-19, Harga Gabah Mei 2020 Anjlok
Gabah. (Ilustrasi: Ist.)
Jum'at, 15 Mei 2020 15:49 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI, Muslim mengungkapkan, ada potensi guncangan ekonomi lantaran anjlokya harga gabah hasil panen raya tahun ini.

32 persen dari total panen gabah saat ini dijual di bawah Rp 4200 atau di bawah harga Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Angka 32 persen ini adalah peringatan manakala nanti sampai di atas 50 persen maka statusnya menjadi 'awas'.

"Kalau ini terus berlanjut, maka akan terjadi keguncangan ekonomi," analisa Muslim yang dikutip dari siaran persnya, Jumat (15/5/2020).

Data bahwa jumlah petani dan luas lahan pertanian terus berkurang dari tahun ke tahun juga mesti terus dicarikan solusi. Muslim berharap, ketidaksejahteraan petani akibat murahnya harga jual dan minimnya lahan pertanian, tidak semakin memperburuk kondisi ekonomi pangan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww