Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Usai Driver Taxi dan Bajaj, Giliran Supir Angkot Dapat Bantuan Sembako dari Bamsoet

Usai Driver Taxi dan Bajaj, Giliran Supir Angkot Dapat Bantuan Sembako dari Bamsoet
Jum'at, 15 Mei 2020 01:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan. Jika sebelumnya bantuan diberikan ke Driver Taxi dan Bajaj, kali ini bantuan diserahkan ke para supir angkot.

Selain Supir angkot, komunitas mobil nasional sarana transportasi ekonomi rakyat (Monster) yang beroperasi di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta juga mendapatkan bantuan.

"Kawasan pasar Tanah Abang merupakan oase mata pencaharian bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk bagi para supir angkot. Biasanya di saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, aktifitas ekonomi dan perdagangan disini sangat bergairah, padatnya pengunjung membuat supir angkot turut kebagian berkah. Namun semuanya kini terhenti sejenak akibat pandemi Covid-19," ujar Bamsoet saatvmenyerahkan bantuan di halaman kantor Walikota Jakarta Pusat, di Jakarta, Kamis (14/5/20).

Hadir dalam acara tersebut Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Ketua Umum, wakil ketua dan Sekjen Gerak BS Aroem Alzier, Amriyati dan Ratu Dian serta Ketua umum Baladika Karya Novel.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini memaparkan, pasar Tanah Abang yang berdiri sejak Agustus 1735 dan kini akan memasuki usia ke-285 tahun, tetap eksis menjadi pusat grosir tekstil terbesar se-Asia Tenggara. Memiliki dua puluh ribuan kios yang tersebar di berbagai blok, seribu lebih lapak pedagang kaki lima, dengan rata-rata jumlah pengunjung harian mencapai ratusan ribu orang, perputaran uang di pasar Tanah Abang mencapai ratusan miliar per hari, triliunan per tahun.

"Jika para pedagang masih bisa bertahan hidup karena keuntungan usahanya selama ini bisa ditabung, tak demikian dengan para supir angkot yang rata-rata mengandalkan pendapatan harian dengan jumlah pas-pasan. Keuntungan hari ini, dipakai untuk biaya hidup esok hari, dan hanya sedikit sekali yang bisa ditabung," tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini berharap sedikit uluran tangan yang diberikan, setidaknya bisa menjadi pengganti sepinya tarikan penumpang. Sekaligus menjadi pendorong semangat bagi para supir angkot agar tak menyerah maupun putus asa menghadapi pandemi Covid-19.

"Covid-19 memang telah menghentikan aktifitas sosial hingga ekonomi. Namun tidak akan mematikan tekad dan semangat gotong royong bangsa Indonesia. Walaupun pendapatan masyarakat menurun tajam, namun tidak sampai ada yang kelaparan. Karena setiap orang memastikan tetangga disekitarnya terjaga. Kita tunjukan kepada dunia, bahwa semangat gotong royong yang dimiliki bangsa Indonesia tak semata jargon, melainkan memang sudah mendarah daging dalam setiap aktifitas kehidupan," pungkas Bamsoet.***

wwwwww