Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
9 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
10 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
8 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
5 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
13 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
9 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  Politik

Cegah Penularan Covid-19 di Papua, Hanura Desak Pemerintah Tutup PT Freeport

Cegah Penularan Covid-19 di Papua, Hanura Desak Pemerintah Tutup PT Freeport
Minggu, 17 Mei 2020 16:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - DPP Partai Hanura, mendesak pemerintah untuk segera menutup sementara operasional PT Freeport.

Desakan ini diungkapkan Korwil VIII DPP Hanura Mervin Komber. Alasanya kata Mervin, tingginya angka positif Covid-19 di Kabupaten Mimika sebagian berasal dari para pekerja PT Freeport Indonesia.

"Berdasarkan data yang per tanggal 13 Mei 2020, jumlah kasus positif di Papua itu mencapai 327 kasus, dan 115 kasus positif itu berasal dari PT Freeport," ujarnya, Minggu (17/5/2828).

Pemerintah kata Mervin, harus benar-benar memperhatikan persoalan Covid-19 yang terjadi di wilayah pertambangan PT Freeport Indonesia. Mervin juga meminta, agar semua pihak memahami munculnya desakan penutupan PT Freeport Indonesia.

"Desakan ini merupakan aspirasi, yang didasari kekhawatiran Pemerintah Daerah agar Corona tidak menyebar lebih parah ke masyarakat khususnya ke Masyarakat Papua," tandasnya.

Selain itu, Mervin juga meminta pemerintah dan manajemen PT Freeport untuk melakukan Rapid Test kepada semua karyawan. "Setelah didapatkan hasilnya maka pisahkan yang reaktif. Yang positif harus segera di karantina," tegasnya.

Alumni UNCEN ini berharap, manajemen PT Freeport segera bertindak mengatasi persoalan yang terjadi di tengah pandemi Covid-19. "Jadi, tolong jangan hanya mementingkan operasional produktivitas tetapi juga wajib memperhatikan kesehatan dari para pekerja," pungkas mantan Ketua BK DPD RI itu. ***


wwwwww