Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
24 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
19 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
3
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
11 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
4
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
5
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
6
Garuda Indonesia Bersiap Masuki 'New Normal'
Ekonomi
23 jam yang lalu
Garuda Indonesia Bersiap Masuki New Normal
Home  /  Berita  /  Politik

Hari Kebangkitan Nasional Momentum Membangkitkan Kesadaran Bersama Melawan Covid-19

Hari Kebangkitan Nasional Momentum Membangkitkan Kesadaran Bersama Melawan Covid-19
Rabu, 20 Mei 2020 19:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta masyarakat dan pemerintah untuk menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020, momentum kebangkitan bersama dalam mengatasi wabah Covid-19 di tanah air.

"Kalau pada 1908 Boedi Oetomo menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia, saat ini saya kira momentum yang pas untuk menggalang gerakan bersama mengatasi wabah Covid-19," ujar Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Gerakan pemuda, jelas Rerie sapaan akrab Lestari, bisa menjadi motor penggerak untuk meningkatkan kepedulian dan kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak adalah kebiasaan baru yang harus dilakukan dengan kesadaran bersama dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujar Rerie.

Menurut Legislator Partai NasDem itu, menanamkan kesadaran masyarakat untuk menghadapi wabah Covid-19 secara bersama inilah yang hingga saat ini belum sepenuhnya berhasil direalisasikan.

Kesadaran bersama masyarakat ini sangat penting, jelas Rerie, karena bila hanya sebagian masyarakat saja yang peduli, upaya untuk mengatasi virus ini akan sia-sia.

"Seperti yang terjadi saat ini. Sebagian masyarakat mematuhi anjuran untuk tetap di rumah, jaga jarak dan memakai masker. Tetapi pada saat yang sama sebagian masyarakat lainnya berbondong- bondong ke pasar, pusat perbelanjaan dan area publik tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Ya upaya pengendalian virusnya sia-sia," ujar Rerie.

Yang dibutuhkan saat ini, tegas Rerie, adalah gerakan yang masif untuk menyadarkan masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan disiplin menerapkan protokol kesehatan bila terpaksa keluar rumah.

Rerie berharap di tengah peringatan Hari Kebangkitan Nasional hari ini, para pemuda dapat menginisiasi sebuah gerakan yang bisa menumbuhkan kesadaran bersama di tengah masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tanah air.

Upaya untuk membentuk gerakan kesadaran bersama ini, tambahnya, bisa dimulai dari lingkungan terkecil di keluarga, rekan sejawat hingga komunitas dan bisa meluas ke masyarakat.***


wwwwww