Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
13 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
15 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
14 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
5
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
12 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
10 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Mapolsek Diserang Dini Hari, Seorang Polisi Tewas, Begini Kronologisnya

Mapolsek Diserang Dini Hari, Seorang Polisi Tewas, Begini Kronologisnya
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i. (int)
Senin, 01 Juni 2020 11:07 WIB
BANJARMASIN - Markas Polsek Daha Selatan, Polres Hulu Sungai Selatan, diserang orang tak dikenal (OTK), Senin (1/6/2020) dini hari. Seorang polisi dikabarkan tewas akibat serangan tersebut.

Dikutip dari Liputan6.com, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i membenarkan peristiwa penyerangan Mapolsek Daha Selatan tersebut.

''Betul Mas, mohon waktu, kita masih di TKP untuk pendalaman,'' kata dia kepada Liputan6.com, Senin (1/6).

Kronologis

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyerangan ini terjadi pada pukul 02.15 WITA. Saat itu, tiga anggota polisi sedang piket di Mapolsek Daha. Mereka adalah Brigadir Leonardo Latupapua, Brigadir Djoman Sahat Manik Raja, Bripda M Azmi.

Posisi Bripda M Azmi sedang berada di ruang unit Reskrim. Sedangkan, Brigadir Djomat Sajat Manik Raja di ruangan Kanit Intel. Sementara, Brigadir Leonardo Latupapua di Ruang SPKT.

Insiden penyerangan ini diketahui ketika Bripda M Azmi pada pukul 02.15 WITA mendengar keributan di ruang SPKT. Dia pun mendatangi ruangan SPKT dan melihat keadaan Brigadir Leonardo sudah terluka.

Bripda Azmi kemudian meminta bantuan Kanit Intel Brigadir Sahat untuk bersama-sama mendatangi ruang SPKT. Saat itu, orang tak dikenal yang melukai Brigadir Leonardo Latupapua mengejar dua anggota tersebut dengan membawa senjata tajam jenis pedang.

Kemudian anggota yang dikejar tersebut lari ke ruang Intel dan Binmas dan mengunci ruangan dari dalam sambil menelepon ke Polres HSS. Sementara itu, orang tak dikenal tersebut bersembunyi di ruangan unit Reskrim Polsek.

Dia tak mau menyerah, sehingga dilakukan tindakan tegas dengan menembak penyerang tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww