Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
Politik
24 jam yang lalu
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
2
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
3
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
4 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
4
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
DPR RI
19 jam yang lalu
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
5
Antisipasi Jadwal Padat, Bali United Panggil Kembali Agus Nova
Sepakbola
20 jam yang lalu
Antisipasi Jadwal Padat, Bali United Panggil Kembali Agus Nova
6
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Bertambah 703, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 29.521 Orang

Bertambah 703, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 29.521 Orang
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto. (kompas.com)
Jum'at, 05 Juni 2020 16:37 WIB
JAKARTA - Total kasus positif Covid-19 di Tanah Air hingga Jumat (5/6/2020) mencapai 29.521 orang, setelah terjadi penambahan 703 kasus dalam 24 jam terakhir.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan data terbaru tersebut dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat sore.

''Masih kita dapatkan konfirmasi kasus baru positif sebanyak 703 orang, sehingga menjadi 29.521 orang,'' kata Yurianto, seperti dikutip dari Kompas.com.

Yurianto menuturkan, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah sebanyak 551 orang, sehingga total menjadi 9.443 orang.

Sedangkan kasus kematian bertambah 49 orang, sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia yaitu 1.770 orang.

Sambung Yurianto, sebanyak 49.320 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.592 pasien dalam pengawasan (PDP) masih dipantau pemerintah.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Nasional, Kesehatan

wwwwww