Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sepakbola

PSSI Diskusi Dengan Asprov Soal Liga 3

PSSI Diskusi Dengan Asprov Soal Liga 3
Selasa, 23 Juni 2020 20:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kompetisi sepakbola amatir terutama Liga 3 belum dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19 di Indonesia bahkan dunia. Hal itu terkuak pada saat PSSI melakukan rapat virtual dengan Asosiasi Provinsi (Asprov), Senin (22/6/2020). 

Rapat virtual dimulai pukul 14.00 dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.  Pada rapat yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal, Yunus Nusi diikuti seluruh 34 anggota Asprov PSSI.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pada rapat ini ia menyampaikan kompetisi Liga 3 apakah dapat bergulir di masa pandemi Covid-19.  Ia kemudian memberikan wewenang Plt Sekjen, Yunus  untuk melakukan diskusi dengan Asprov.

“Saya sebagai Ketua Umum PSSI senang kalau Liga 3 dapat bergulir sebagaimana kami melanjutkan Liga 1 dan 2. Tentu menggulirkan Liga 3 harus mengikuti protokoler kesehatan yang ada. Kami mengapresiasi kerja keras Asprov untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Mereka merupakan ujung tombak PSSI di daerah untuk membina sepak bola terutama pembinaan usia muda,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Pada diskusi ini seluruh anggota Asprov PSSI menyampaikan pendapat, saran dan pandangan terkait bergulirnya Liga 3 2020. Sebagian besar Asprov pun setuju kalau Liga 3 dapat bergulir di tahun 2020.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa bila Liga 3 diputar pemain muda tetap bisa berkembang dan dapat menjadi ajang pemain amatir menuju profesional.

“Aspek pembinaan, pengembangan sepak bola dalam jenjang kompetisi tetap terjaga. Ini juga kesempatan klub Liga 3 dapat promosi ke Liga 2 musim berikutnya. Apalagi ini sesuai dengan program kerja PSSI 2020, tentang kompetisi yang telah disahkan pada Kongres PSSI di Bali awal tahun lalu,” kata Yunus Nusi.

“Kami sependapat dengan para peserta Asprov yang lain yakni kompetisi Liga 3 tetap diselenggarakan, namun dilaksanakan dengan sistem home turnament menjadi salah satu alternatif atau format lain yang memungkinkan. Selain itu, program kerja pengembangan juga penting untuk tetap dilaksanakan seperti kursus pelatih, wasit dan pengawas pertandingan. Dimana hal tersebut sangat dibutuhkan akan adanya rekomendasi dari PSSI,” tambah Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Edy Sayudi.

Pada rapat ini, PSSI juga menyampaikan bagaimana teknis dan format promosi tim Liga 3 kepada para Asprov. Nantinya hasil rapat ini akan disampaikan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk dibahas pada rapat Komite Eksekutif. ***

wwwwww