Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Borneo FC Masih Melihat Perkembangan Covid 19

Borneo FC Masih Melihat Perkembangan Covid 19
Kamis, 25 Juni 2020 19:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Borneo FC Samarinda menyambut antusias rencana PSSI melanjutkan Kompetisi Sepakbola  Liga 1 2020. Bila tak ada aral, skuat Pesut Etam kembali berkumpul akhir Juli mendatang.

Rencana tersebut dikemukakan Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin. Namun, jadwal persiapan yang akan dilakukan masih menunggu kepastian dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Sampai saat ini kami masih melihat situasi. Terutama perkembangan Covid-19," ucap Nabil.

Dijelaskan Nabil, sebenarnya kepastian jadwal kumpul tim belum diputuskan. Namun jika kompetisi dilaksanakan September atau Oktober, persiapan bisa dilakukan dua bulan sebelumnya.

"Akhir Juli harus sudah kumpul kalau memang kompetisi dilanjutkan. Tapi bisa saja berubah. Lebih cepat atau lambat," jelasnya.

Selain jadwal kumpul yang belum pasti, tempat berkumpul dan latihan urung ditentukan. Sebab jika kompetisi berpusat di Pulau Jawa, kemungkinan besar program dijalankan tak digeber di Samarinda.

"Jika semua sudah pasti, kami akan bergerak cepat. Saling berkoordinasi antara manajemen dan staf pelatih," pungkasnya. ***

wwwwww