Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Joko Susilo Terus Edukasi Pengembangan Sepakbola Usia Dini

Joko Susilo Terus Edukasi Pengembangan Sepakbola Usia Dini
Kamis, 25 Juni 2020 19:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Semangat Joko Susilo tak surut membagi ilmu pada masa pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasannya. Pelatih Persik Kediri tersebut mulai aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan edukasi bertopik sepak bola.

Di luar kegiatan kepelatihan, Joko Susilo memang terkenal aktif dalam kegiatan edukasi bertopik sepak bola, khususnya pengembangan usia dini. Dia sering mengadakan seminar, diskusi bersama maupun coaching clinic.

Materi-materi yang dibawakan mayoritas dari seminar-seminar kepelatihan profesional. Selain itu terkadang dia juga menggunakan hasil riset pribadinya sendiri dari pengalamannya sebagai pelatih. 

Mantan asisten timnas Indonesia tersebut mengatakan sejauh ini kegiatan yang dilakukan berjalan baik dan lancar. Meskipun berlangsung ditengah pandemi namun tidak mengurangi antusiasme peserta untuk hadir datang langsung ke lokasi seminar.

“Mereka senang sekali dan banyak sekali yang datang. Kebanyakan mereka yang ikut sudah masuk kepelatihan jadi sangat membutuhkan tambahan pengetahuan itu,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Joko selalu berusaha menerapkan protokol-protokol kesehatan disetiap kegiataanya. Ini kemudian yang menjadi pembeda dengan kegiatan coaching clinic yang dilakukan saat sebelum pandemi menyerang.

Tidak ada kendala yang berarti dalam menerapkan protokol kesehatan. Kebetulan mayoritas peserta coaching clinic adalah pelatih-pelatih dewasa sehingga lebih mudah dikoordinasi.

“Perbedaan hanya social distancing saja. Saya coaching pelatih-pelatihnya, jadi hanya kami imbau untuk menjaga jarak,” paparnya. ***

wwwwww