Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
2
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
15 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
3
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
15 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
4
Setjen MPR RI Tandatangani MoU dengan BSSN RI
MPR RI
13 jam yang lalu
Setjen MPR RI Tandatangani MoU dengan BSSN RI
5
GKSB DPR RI Sarankan Palestina Belajar dari Sejarah Indonesia
DPR RI
12 jam yang lalu
GKSB DPR RI Sarankan Palestina Belajar dari Sejarah Indonesia
6
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Kepala Dusun Kehilangan Nyawa Gara-gara Selingkuhi Istri Kakak Ipar

Kepala Dusun Kehilangan Nyawa Gara-gara Selingkuhi Istri Kakak Ipar
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 26 Juni 2020 11:17 WIB
BATANG HARI - Seorang kepala dusun di Batang Hari, Jambi, tewas karena ditikam kakak iparnya. Penikaman itu disebabkan perselingkuhan sang kepala dusun dengan istri kakak iparnya.

Dikutip dari Sindonews.com, korban bernama Doni, kepala dusun di Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin XXIV, Batang Hari. Sedangkan pelaku berinisial, HF.

Kisah asmara terlarang antara Doni dengan istri kakak iparnya tercium oleh HF. Selanjutnya, HF menyadap pembicaraan melalui WhatsApp antara istrinya dengan Doni. Dari isi percakapan WhatsApp tersebut, kecurigaan HF akhirnya terbukti.

Tak kuasa menahan emosi, HF akhirnya mendatangi Doni yang berada di Kantor Balai Desa Koto Boyo. Setelah bertemu Doni, HF langsung menikamnya di bagian dada kiri. Usai menikam Doni, pelaku langsung melarikan diri.

Doni kemudian dibawa warga ke Rumah Sakit Mitra Medika Muara Bulia, namun nyawa Doni tak tertolong lagi.

HF mengakui telah menikam Doni karena marah sebab korban menjalin hubungan asmara dengan istrinya.

''Saya emosi mengetahui dia (Doni) berselingkuh dengan istri saya,'' ujar pelaku saat di kantor polisi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Orivan saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa itu terjadi di Desa Koto Boyo Kecamatan Bathin XXIV, Rabu (24/6/2020) sore. ''Dugaan motif sementara perselingkuhan. Namun semuanya masih kita dalami,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww