Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Kriminal

Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel

Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon. (Foto: Dok. GoNews.co)
Jum'at, 10 Juli 2020 16:27 WIB
JAKARTA - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon memandang, isolasi (pengucilan) secara politik, ekonomi, dan sosial di tingkat regional dan global terhadap Israel sebagai terobosan langkah yang patut ditempuh dalam rangka melawan rencana aneksasi negara itu atas Palestina.

Hal itu disampaikan Fadli dalam webinar yang mengangkat tema 'Melawan Aneksasi Israel Atas Wilayah Palestina', di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Sejauh ini, BKSAP diketahui aktif mendukung kemerdekaan Palestina atas Israel, termasuk dengan menginisiasi untuk joint state yang sudah ditandatangani sekitar 242 anggota parlemen berbagai negara.

"Termasuk Amerika, Inggris, negara-negara Timur Tengah, dan beberapa ketua parlemen. Kita berharap ini adalah bagian dari diplomasi parlemen untuk melakukan kampanye penolakan terhadap aneksasi Israel secara lebih global. Di Uni Eropa ini juga sudah berjalan cukup masif. Saya yakin ini mempunyai kontribusi dalam menekan rencana Israel tersebut," ujar Fadli.

Isu aneksasi Israel atas Palestina, sudah berlangsung sejak tahun 1948. Berbagai resolusi pun dilahirkan termasuk resolusi 182 PBB, namun mentah hingga saat ini.

Menurut Fadli, "Israel memang tidak punya itikad baik untuk bernegosiasi dan berdamai, apalagi rezim yang saat ini berkuasa adalah rezim sayap kanan,".

Lebih lanjut, Fadli mengatakan, "tuntutan reformasi atas PBB, khususnya Dewan Keamanan, untuk bisa lebih demokratis dan akomodatif memang harus menjadi bagian perjuangan diplomasi kita,".

Turut menjadi pembicara dalam acara webinar itu yakni Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febrian A. Ruddyard, Pakar Timur Tengah Universitas Indonesia Yon Machmudi, dan Civil Society, Sahabat Al Aqsha Dzikrullah, dan Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera sebagai moderator.

Jelang siang tadi, DPR RI melalui Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Palestina menggelar pertemuan dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. DR. Zuhair Al Shun, dan Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Rencananya, malam nanti BKSAP dan GKSB juga akan menggelar rapat virtual dengan Anggota Kongres Amerika Serikat, Ted Yoho.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Basket, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww