Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi Pastikan Editor Metro TV Korban Pembunuhan

Polisi Pastikan Editor Metro TV Korban Pembunuhan
Editor Metro TV Yodi Prabowo yang menjadi korban pembunuhan. (dara.id)
Sabtu, 11 Juli 2020 15:20 WIB
JAKARTA - Berdasarkan petunjuk berupa luka bekas tusukan di leher dan dada, polisi memastikan editor Metro TV Yodi Prabowo merupakan korban pembunuhan.

Dikutip dari Republika.co.id, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus, mengungkapkan hal itu, di Jakarta, Sabtu (11/7/2020). ''Namun penyelidikan polisi belum sampai pada kesimpulan motif dari pembunuhan itu,'' kata Yusri Yunus.

Ditanya, kemungkinan Yodi korban pembunuhan berencana terkait dengan profesinya, sebab barang berharga korban seperti motor dan perlengkapan pribadinya ditemukan utuh dekat jasad korban, bahkan ada pisau dapur yang tergeletak dekat jaket korban, Yusri mengatakan, nanti tim penyidik yang menyimpulkannya.

''Kalau hilang, berarti perampokan, itu dugaan awalnya saja,'' ujarnya.

Hingga saat ini, kata Yusri, sudah 12 orang diperiksa dari kalangan orang terdekat korban, seperti teman dan keluarganya. ''Kemungkinan akan bertambah lagi,'' katanya.

Sebelumnya, polisi mengungkapkan kronologi penemuan jasad Yodi Prabowo. Yodi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Fajrul Choir mengatakan, awalnya, empat orang saksi melihat sepeda motor jenis Honda Beat terparkir di sebuah warung bensin, Rabu (8/7) sekitar pukul 02.00 WIB.

Fajrul menyebut, berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor dengan pelat nomor B 6750 WHC itu dalam keadaan mesin sudah dingin dan tidak menemukan pemiliknya. Warga yang curiga pun melaporkan penemuan motor itu ke Polsek Pesanggrahan.

''Saksi menghubungi, melapor untuk membawa sepeda motor ke Polsek Pesanggrahan,'' kata Fajrul saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).

Kemudian, dua hari kemudian, tepatnya pada Jumat 10 Juli 2020, sekira pukul 11.00 WIB tiga orang anak kecil sedang bermain layangan di lokasi kejadian mendapati korban dalam keadaan tertelungkup. Mereka pun segera melapor kepada warga sekitar dan menghubungi pihak kepolisian.

Fajrul menjelaskan, polisi pun segera menuju lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti milik korban. Di antaranya, kartu ATM, uang tunai sebesar Rp 40 ribu dan tas.

Sepeda motor yang sebelumnya ditemukan oleh saksi juga merupakan milik korban. Hal itu diketahui berdasarkan STNK yang didapati di dalam dompet Yodi. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww