Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
15 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
16 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
14 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
15 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
15 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Dua Bocah Kakak-Adik di Agam Terinfeksi Corona, Tertular dari Ibunya yang Tengah Hamil

Dua Bocah Kakak-Adik di Agam Terinfeksi Corona, Tertular dari Ibunya yang Tengah Hamil
Ilustrasi virus corona. (int)
Minggu, 26 Juli 2020 21:38 WIB
AGAM - Dua bocah kakak beradik di Aro Kandikia, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kedua bocah berusia 8 tahun dan 4 tahun itu diduga tertular dari ibunya, R (29), yang tengah hamil.

''Pasien positif Covid-19 itu inisial MRA (8) laki-laki dan ZQR (4) perempuan,'' kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Khasman Zaini, Ahad (26/7/2020), seperti dikutip dari Inews.id.

Khasman menuturkan, kedua pasien positif itu diketahui berdasarkan hasil penelusuran dari klaster Gadut, Kecamatan Tilatangkamang.

''Saat ini kedua pasien telah dirawat di Rumah Sakit Ahmad Muhtar (RSAM) Bukittinggi,'' kata dia.

Sementara itu, suami R, yang pada tes swab sebelumnya tidak terkonfirmasi positif, berkemungkinan dilakukan pemeriksaan usap ulang oleh pihak RSAM Bukittinggi.

''Dengan hasil ini, tidak ada penelusuran lanjutan klaster Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang,'' katanya.

Atas penambahan itu, pasien positif Covid-19 di Agam menjadi 24 orang dan 19 orang sudah dinyatakan sembuh. Saat ini lima pasien lainnya sedang dirawat di Padang Besi dua orang dan RSAM Bukittinggi tiga orang.

''Saya mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara memakai masker, cuci tangan, jangan keluar rumah kalau tidak mendesak,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Kesehatan

wwwwww