Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
11 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
9 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
9 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Perdana dan di Tengah Pandemi, Petani Batang Ekspor Bawang Putih untuk Obat
Ekonomi
23 jam yang lalu
Perdana dan di Tengah Pandemi, Petani Batang Ekspor Bawang Putih untuk Obat
5
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
Ekonomi
21 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
6
PSS Hadapi Persik Kediri Jadi Laga Pembuka
Sepakbola
7 jam yang lalu
PSS Hadapi Persik Kediri Jadi Laga Pembuka
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Viral Para Menteri Kumpul di Bali Tak Pakai Masker, IDI Ingatkan Pejabat Harus Kasih Contoh

Viral Para Menteri Kumpul di Bali Tak Pakai Masker, IDI Ingatkan Pejabat Harus Kasih Contoh
Senin, 24 Agustus 2020 15:37 WIB
JAKARTA - Viral foto-foto para menteri Kabinet Indonesia Maju di media sosial berpose tak memakai masker. Jarak mereka pun saling berdekatan.

Foto yang diunggah akun Twitter @septian pada Minggu (23/8/2020) memperlihatkan para menteri dan pejabat eselon I lintas kementerian. Namun, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengklarifikasi foto viral tersebut. Dia mengatakan, mereka tidak menggunakan masker hanya pada saat sesi pemotretan.

"Tidak pakai masker hanya untuk kepentingan berfoto saja. Sebelum dan sesudah berfoto bersama selalu pakai masker. Dalam rapat-rapatnya pun physical distancing selalu terjaga dan selalu dengan masker" kata Agus melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (23/8/2020).

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengingatkan pentingnya peran publik figur di masa pandemi Corona. Masyarakat selalu menyoroti apa yang tokoh atau pejabat lakukan.

"Iya jadi makanya gini, kita kan makanya saya sering bilang petugas kesehatan, tokoh masyarakat, figur, pemimpin, influencer, itu harus berusaha memberikan contoh, penjelasan, itu perlu," ungkap dr Daeng saat ditemui di Kantor Pusat PB IDI, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2020).

dr Daeng menilai sebagian masyarakat mungkin tidak mengetahui pentingnya penerapan protokol kesehatan selama publik figur yang dikenalnya tidak menerapkan hal tersebut. Maka dari itu, peran para tokoh, pejabat publik, hingga influencer dalam hal ini sangat penting agar pandemi Corona bisa teratasi.

"Kenapa? Itu dilihat oleh masyarakat, karena masyarakat itu pada level bawah dia hanya mungkin mendengarkan apa yang dikatakan publik figurnya tadi," lanjutnya.

Ia juga menegaskan garda utama dalam memastikan pencegahan Corona dilakukan secara efektif berada pada publik atau masyarakat. Tidak heran, hal inilah yang terus disosialisasikan demi memutus rantai penularan Corona di masyarakat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Kesehatan, DKI Jakarta, Bali

wwwwww