Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Genjot Pariwisata, Bamsoet: Pengelola Hotel dan Pemda harus Tetap Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

Genjot Pariwisata, Bamsoet: Pengelola Hotel dan Pemda harus Tetap Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Selasa, 01 September 2020 14:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah para pengusaha hotel di Bali yang tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19 tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja secara langsung kepada para karyawannya.

Walaupun penginapan tak menerima pemasukan akibat ditutupnya Bali untuk turis asing dan domestik sejak April 2020, namun pengusaha hotel masih memberikan gaji kepada para karyawannya. Sekalipun mengalami penyesuaian.

"Semoga dengan mulai dibukanya Bali untuk turis domestik mulai 31 Juli 2020, pariwisata bisa segera berangsur pulih. Terpenting, pihak hotel dan pemerintah daerah bergotongroyong menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga pariwisata bisa menjadi pendorong ekonomi. Bukan menambah kluster penyebaran Covid-19," ujar Bamsoet saat bertemu dengan General Manajer Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Martin Aeschlimann di Acara Motor Besar Indonesia (MBI) Ride to Java - Bali 2020 di Nusa DuavBali, Senin malam (31/8/20).

Mantan Ketua DPR RI ini mengungkapkan, hotel dan pemerintah provinsi (Pemprov) Bali sudah sangat ketat memberlakukan protokol kesehatan. Setiap hotel harus melalui uji verifikasi oleh tim uji klinis dari Pemprov. Setiap hotel harus menyiapkan hand sanitizer di setiap sudut ruangan, tamu yang datang disediakan masker, bahkan kamar hotel dibersihkan dengan disinfektan. Hotel juga harus menyiapkan ruang isolasi dan tim medis, untuk mengantisipasi seandainya ada tamu yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat maupun gejala Covid-19 lainnya.

"Turis yang datang juga harus sadar diri menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai pemerintah dan hotel sudah bekerja keras, malah tamunya yang abai. Sambil menunggu kesiapan vaksin, kita tak boleh menyerah begitu saja kepada Covid-19, gotong royong seluruh elemen bangsa diperlukan. Protokol kesehatan menjadi kunci, agar ekonomi bisa segera dipulihkan tanpa menambah penyebaran Covid-19," ungkap Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, walaupun Bali sudah mulai dibuka untuk turis domestik sejak 31 Juli 2020, tak otomatis membuat okupansi hotel naik. Masih banyak hotel di Bali yang tutup. Kalaupun buka, hanya sedikit kamar yang bisa terisi. Padahal, pengelola hotel telah menawarkan diskon besar-besar untuk menarik minat staycation dan liburan warga.

"Karenanya, kehadiran MBI Ride to Java 2020 dengan ratusan perserta seperti ini sangat membantu okupansi hotel. Serta membantu roda ekonomi masyarakat karena aktifitas belanja yang dilakukan para peserta touring," pungkas Bamsoet.***

wwwwww