Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
13 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020

Ikhsan Pastikan Tim Garuda Jadi Runner Up

Ikhsan Pastikan Tim Garuda Jadi Runner Up
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay
Kamis, 03 September 2020 14:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kemenangan tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay membuat posisi runner up diamakan oleh tim Garuda. Dalam pertandingan PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020 yang berlangsung di Pelatnas Cipayung, Kamis (3/9/2020), Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay mengalahkan Firman Abdul Kholik dengan skor 21-16, 21-15. Kedudukan sementara tim Garuda vs tim Harimau 3-0. Titel juara sudah dipastikan milik tim Rajawali.

Turun sebagai penentu kemenangan tim, Ikhsan mendapat banyak pengalaman berharga di turnamen beregu ini.

"Pasti rasanya senang bisa menyumbang angka dan membawa tim Garuda jadi runner up," kata Ikhsan dalam sesi wawancara setelah pertandingan.

"Ini jadi pelajaran buat saya kalau turun di partai penentu, sudah tahu tegangnya bagaimana. Jadi sudah bisa mengatur," lanjutnya.

Menghadapi Firman yang lebih senior, Ikhsan mencoba untuk bermain lebih lepas dan berani mengeluarkan kemampuannya. Firman yang merupakan pemain kidal tentu punya kebiasaan- kebiasaan yang berbeda dari pemain lainnya, namun karena sudah sering latihan bersama di pelatnas, Ikhsan sudah mengantisipasi hal ini.

"Tadi saya mencoba untuk tidak mati sendiri, menambah kecepata dan lebih berani. Lawan kan lebih senior, pasti lebih banyak pengalaman. Kalau ditanya sudah puas dengan capaian saya, saya belum puas. Saya harus meningkatkan speed dan stamina saya," ungkap Ikhsan.

Dua partai selanjutnya tidak menentukan posisi tim Garuda, namun tetap akan dimainkan. Ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri kini tengah bertarung melawan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Amri Syahnawi yang memperkuat tim Harimau. ***

wwwwww