Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
20 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
4
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
19 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
5
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
14 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
6
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
14 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Home  /  Berita  /  Olahraga
PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020

Ikhsan Pastikan Tim Garuda Jadi Runner Up

Ikhsan Pastikan Tim Garuda Jadi Runner Up
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay
Kamis, 03 September 2020 14:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kemenangan tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay membuat posisi runner up diamakan oleh tim Garuda. Dalam pertandingan PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020 yang berlangsung di Pelatnas Cipayung, Kamis (3/9/2020), Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay mengalahkan Firman Abdul Kholik dengan skor 21-16, 21-15. Kedudukan sementara tim Garuda vs tim Harimau 3-0. Titel juara sudah dipastikan milik tim Rajawali.

Turun sebagai penentu kemenangan tim, Ikhsan mendapat banyak pengalaman berharga di turnamen beregu ini.

"Pasti rasanya senang bisa menyumbang angka dan membawa tim Garuda jadi runner up," kata Ikhsan dalam sesi wawancara setelah pertandingan.

"Ini jadi pelajaran buat saya kalau turun di partai penentu, sudah tahu tegangnya bagaimana. Jadi sudah bisa mengatur," lanjutnya.

Menghadapi Firman yang lebih senior, Ikhsan mencoba untuk bermain lebih lepas dan berani mengeluarkan kemampuannya. Firman yang merupakan pemain kidal tentu punya kebiasaan- kebiasaan yang berbeda dari pemain lainnya, namun karena sudah sering latihan bersama di pelatnas, Ikhsan sudah mengantisipasi hal ini.

"Tadi saya mencoba untuk tidak mati sendiri, menambah kecepata dan lebih berani. Lawan kan lebih senior, pasti lebih banyak pengalaman. Kalau ditanya sudah puas dengan capaian saya, saya belum puas. Saya harus meningkatkan speed dan stamina saya," ungkap Ikhsan.

Dua partai selanjutnya tidak menentukan posisi tim Garuda, namun tetap akan dimainkan. Ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri kini tengah bertarung melawan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Amri Syahnawi yang memperkuat tim Harimau. ***


wwwwww