Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Basket

Tega Banget Pasien Corona Diperkosa di Ambulans dan Ditelantarkan di Jalanan

Tega Banget Pasien Corona Diperkosa di Ambulans dan Ditelantarkan di Jalanan
Ilustrasi. (Net)
Rabu, 09 September 2020 13:34 WIB
JAKARTA - Seorang perempuan yang terinfeksi virus Corona di India diperkosa oleh sopir ambulans. Perempuan berusia 22 tahun ini disebut dilecehkan dalam perjalanan ke rumah sakit pada Sabtu (5/9) malam.

Polisi mengatakan tersangka ditangkap beberapa jam setelah kejadian tersebut. Pengemudi ambulans, Nouval V, telah diamankan pihak berwajib dan diberhentikan dari perusahaan layanan ambulans Kaniv 108, GVK Emri.

Mengutip Hindustan Times, insiden ini berawal saat korban, yang telah dinyatakan positif Corona, berencana menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Pandalam, negara bagian Aranmula, India. Saat menjemput korban, pelaku telah membawa seorang pasien lainnya, yakni lansia perempuan.

"(Korban) pertama kali dijemput di rumah sekitar pukul 10 malam oleh satu ambulans. Noufal menjemputnya bersama lansia perempuan, yang juga dinyatakan terinfeksi virus Corona," ujar Bupati Pathanamthitta, KG Simon.

Setelah itu, pengemudi ini menurunkan pasien lansia di pinggir jalan daerah Kozhancheri. Di sinilah pelaku membawa kendaraannya ke tempat terpencil dan melecehkan korban. Tak sampai di situ, pelaku juga menurunkan korban di jalanan terpencil, lalu melarikan diri.

Nouval mengancam korban dengan konsekuensi yang mengerikan jika dia angkat bicara. Beruntung, korban memberi tahu dokter tentang insiden itu saat dirawat di rumah sakit. Belakangan, pemeriksaan medis mengkonfirmasi serangan seksual tersebut.

"Tampaknya itu kejahatan terencana. Sopir mengambil jalan memutar.... Kami sudah mengumpulkan semua bukti. Kami akan mempercepat persidangan untuk memberikan hukuman yang berat kepada terdakwa," kata Pathanamthitta.

Berdasarkan penyelidikan polisi, belakangan diketahui pelaku, yang telah menjadi pengemudi ambulans selama satu tahun ini, pernah terlibat kasus penyerangan yang menjurus ke pembunuhan.

Setelah insiden tersebut, otoritas kesehatan memberikan instruksi ketat bahwa setiap ambulans harus memiliki setidaknya dua karyawan dan aturan khusus diberikan jika ada pasien wanita di dalam ambulans. Mereka juga meminta bantuan polisi untuk memverifikasi identitas semua pengemudi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Olympic, Beladiri, Basket, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww