Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
15 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
10 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
8 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
13 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
13 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  Internasional

Tega Banget Pasien Corona Diperkosa di Ambulans dan Ditelantarkan di Jalanan

Tega Banget Pasien Corona Diperkosa di Ambulans dan Ditelantarkan di Jalanan
Ilustrasi. (Net)
Rabu, 09 September 2020 13:34 WIB
JAKARTA - Seorang perempuan yang terinfeksi virus Corona di India diperkosa oleh sopir ambulans. Perempuan berusia 22 tahun ini disebut dilecehkan dalam perjalanan ke rumah sakit pada Sabtu (5/9) malam.

Polisi mengatakan tersangka ditangkap beberapa jam setelah kejadian tersebut. Pengemudi ambulans, Nouval V, telah diamankan pihak berwajib dan diberhentikan dari perusahaan layanan ambulans Kaniv 108, GVK Emri.

Mengutip Hindustan Times, insiden ini berawal saat korban, yang telah dinyatakan positif Corona, berencana menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Pandalam, negara bagian Aranmula, India. Saat menjemput korban, pelaku telah membawa seorang pasien lainnya, yakni lansia perempuan.

"(Korban) pertama kali dijemput di rumah sekitar pukul 10 malam oleh satu ambulans. Noufal menjemputnya bersama lansia perempuan, yang juga dinyatakan terinfeksi virus Corona," ujar Bupati Pathanamthitta, KG Simon.

Setelah itu, pengemudi ini menurunkan pasien lansia di pinggir jalan daerah Kozhancheri. Di sinilah pelaku membawa kendaraannya ke tempat terpencil dan melecehkan korban. Tak sampai di situ, pelaku juga menurunkan korban di jalanan terpencil, lalu melarikan diri.

Nouval mengancam korban dengan konsekuensi yang mengerikan jika dia angkat bicara. Beruntung, korban memberi tahu dokter tentang insiden itu saat dirawat di rumah sakit. Belakangan, pemeriksaan medis mengkonfirmasi serangan seksual tersebut.

"Tampaknya itu kejahatan terencana. Sopir mengambil jalan memutar.... Kami sudah mengumpulkan semua bukti. Kami akan mempercepat persidangan untuk memberikan hukuman yang berat kepada terdakwa," kata Pathanamthitta.

Berdasarkan penyelidikan polisi, belakangan diketahui pelaku, yang telah menjadi pengemudi ambulans selama satu tahun ini, pernah terlibat kasus penyerangan yang menjurus ke pembunuhan.

Setelah insiden tersebut, otoritas kesehatan memberikan instruksi ketat bahwa setiap ambulans harus memiliki setidaknya dua karyawan dan aturan khusus diberikan jika ada pasien wanita di dalam ambulans. Mereka juga meminta bantuan polisi untuk memverifikasi identitas semua pengemudi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Internasional, Kesehatan, DKI Jakarta
wwwwww