Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPR Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Sinergi Atasi Pandemi

DPR Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Sinergi Atasi Pandemi
Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Senin, 14 September 2020 19:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk menguatkan usaha menangani pandemi Covid-19 yang kasusnya meningkat di sejumlah daerah. Puan meminta pemerintah pusat dan daerah bersinergi serta konsisten menjalankan kebijakan yang mengutamakan keselamatan masyarakat.

"Masyarakat menaruh harapan besar pada pemerintah untuk dapat mengendalikan dan menangani pandemi ini," kata Puan, Senin (14/9/2020).

"Pemerintah pusat dan daerah harus berkoordinasi, bersinergi, dan konsisten dalam pelaksanaan kebijakan," sambungnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu menegaskan, pemerintah pusat dan daerah harus mengambil kebijakan penanganan pandemi Covid-19 berdasarkan data akurat. Semua masukan juga harus didengarkan dan menjadi bahan kajian sebelum kebijakan itu ditetapkan lalu dilaksanakan.

"Ambil kebijakan yang berbasis data, dengarkan masukan berbagai pihak," ungkapnya.

Puan juga berharap tidak ada pihak yang memanfaatkan keadaan, menggunakan kesulitan akibat pandemi Covid-19 untuk tujuan politik tertentu. Karena menurut Puan, salah satu kunci melalui masa sulit akibat pandemi ini adalah kerja semua elemen, bergotong royong berskala besar untuk saling membantu meringankan beban.

"Hadirkan politik dengan wajah kemanusiaan, jangan politisasi keadaan," ujar perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.

Puan menyampaikan, kebijakan yang ditetapkan pemerintah perlu dukungan masyarakat dalam pelaksanaannya, seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau lainnya. Maka dari itu, pemerintah harus tegas menegakkan aturan dalam semua kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Jangan sia-siakan pengorbanan masyarakat yang sudah berdiam diri di rumah untuk menjaga diri. Kita harus terus disiplin pakai masker, cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak fisik," ucap Puan.

"Insya Allah dengan kerja bersama, maka Indonesia akan bisa melewati tantangan ini, amin," pungkas Puan.***

wwwwww