Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
3
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
4
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
5
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
6
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
23 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Home  /  Berita  /  Olympic

Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan

Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan
Sabtu, 19 September 2020 20:39 WIB

JAKARTA - Belum lama ini, Syekh Ali Jaber mengalami penusukan yang dilakukan oleh Alfin Andrian saat mengisi suatu pengajian di daerah Lampung, Minggu (13/09/2020).

Alfin yang menusuk Syekh Ali Jaber pun langsung diringkus di lokasi kejadian dan sempat diisukan mengalami gangguan jiwa.

Akan tetapi, pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut menegaskan bahwa Alfin Andrian dalam kondisi sadar saat melancarkan perbuatan kejinya itu.

Meski demikian, keterangan berbeda disampaikan oleh pihak keluarga yang tetap bersikeras kalau Alfin Andrian mengalami gangguan jiwa.

Menurut Yayat Rohayati ibu dari pelaku, Alfin mulai mengalami tekanan psikologis sejak tahun 2015.

"Pertama kami mengakui kesalahan apa yang dilakukan anak saya Alfin Andrian terhadap Syekh Ali Jaber, tapi kami sebagai orangtua, orangtua mana yang tidak syock dengan kejadian ini," kata Yayat sebagaimana diungkapkannya di channel YouTube Lampung TV, Jumat (18/09/2020).

Yayat menguraikan, sejak tahun 2015 ketika ia menjadi TKI di Hongkong, anaknya mulai mengalami depresi.

"Tahun 2015 saya berngkat jadi TKI, di daerah Honhkong. Pas saya sudah satu tahun di sana, sekitar tahun 2016 dengar kabar dari keluarga kalau anak saya udah mulai depresi," paparnya.

Setelah mengetahui anaknya melakukan tindakan kejam itu, Yayat yang selama ini tinggal di Jambi lantas bergegas ke Lampung untuk memenuhi panggilan Kapolres.

"Saya tidak di Bandar Lampung, saya di Jambi ikut suami. Kami kesini akan memenuhi panggilan Kapolres," tegasnya.

Perubahan demi perubahan yang dialami Alfin pun semakin parah saat hubungan rumah tangga Yayat dan suaminya mulai goyah.

Bahkan, Alfin menurut Yayat sering kesurupan saat mendengar lantunan azan atau mendengar orang yang sedang mengaji.

"Alfin tambah sakit, suka kayak kesurupan kalau mendengar azan atau mengaji, merasa bising, panas dan terganggu," sambung Yayat.

Hingga artikel ini diturunkan, keterangan ibunya Alfin yang ditayangkan di YouTube Lampung TV itu sudah ditonton sampai 200 ribu kali.

Ribuan komentar dari warganet pun juga membanjiri kolom komentar unggahan tersebut.

"Jangan bohong ibu ingat adzab Allah SWT sangat pedih," kata Siswa meragukan keterangan ibu Alfin.

"Hanya Kepada Allah semua kita akan kembali dan akan mempertanggung jawabkan semua perbuatan yg kita lakukan, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada dalam hati manusia," tulis pemilik akun AKBP Fadli. 

"Andai kejadian ini menimpa saudara Alfin, apa yang akan terjadi. Ini zaman pendustaan dan zaman PEMBODOHAN PUBLIK!" celoteh warganet lainnya dengan akun Hendr.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Olympic, Beladiri, Lampung
wwwwww