Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen

Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Kamis, 24 September 2020 10:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Widodo Cahyono Putro memenangkan AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge, ini merupakan ajang voting secara online yang dilakukan oleh AFC (Asian Football Confederation) melalui situs resminya. Widodo mengumpulkan 72 persen suara, dan hasil tersebut diumumkan oleh AFC melalui situs mereka, Rabu (23/09/2020).

Gol akrobatik salto Widodo ke gawang Kuwait di Final Piala Asia 1996 yang berlangsung di Uni Emirat Arab merupakan salah satu yang terbaik dalam sejarah Piala Asia. Dan, berdasarkan polling tersebut, jelas masih sangat segar di ingatan fans Indonesia bahwa itu adalah gol tercantik yang bisa dicetak oleh salah satu pemain tim nasional Indonesia saat itu.

Widodo melampaui hasil suara dari penantangnya di babak final, Abbas Chahrour, yang membuat sejarah dengan menjadi pemain pertama dari Lebanon yang mencetak gol di Final Piala Asia AFC, saat melawan Irak pada edisi 2000 di kandang sendiri.

Kemenangan Widodo ini mengakhiri AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge. AFC, melalui situs resmi mereka pun berterima kasih kepada jutaan penggemar yang telah memberikan suaranya dalam voting online tersebut.

"Ya tentu terima kasih kepada masyarakat (netizen) Indonesia atas dukungannya dalam memberikan pilihan kepada saya. Ini bicara bukan soal pribadi saya, tetapi siapa kita, ya kita Indonesia," kata Widodo. 

"Saya berharap untuk masa mendatang, kita harus selalu optimis untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Apalagi pemain-pemain muda kita saat ini, mereka harus lebih baik dan bagus ke depannya bersama klub maupun Timnas Indonesia," tambah Widodo yang saat ini menjadi pelatih Persita Tangerang. 

Menanggapi hal ini Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan ikut bangga. Ia menyebut bahwa Widodo merupakan salah satu legenda sepak bola Indonesia yang menjadi panutan dan idola bagi pesepakbola Indonesia hingga saat ini. 

"Coach Widodo merupakan pemain yang hebat pada masanya dan saat ini juga sukses sebagai pelatih. Gol tersebut sangat spektakuler, butuh skill, teknik dan timing yang tepat untuk melakukan hal tersebut dan menjadi gol. Apresiasi dan terima kasih dari PSSI kepada AFC dan masyarakat (netizen) Indonesia yang telah memilih coach Widodo menjadi pemenang AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge," kata Iriawan. ***

wwwwww