Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Olympic

Barikade Polisi Jebol, "Assalamualaikum, Anak STM Datang Bawa Pasukan"

Barikade Polisi Jebol, Assalamualaikum, Anak STM Datang Bawa Pasukan
Aksi demo di Dan Mogot, Jakarta. (istimewa)
Kamis, 08 Oktober 2020 15:58 WIB
JAKARTA - Barikade polisi jebol di Jalan Daan Mogot, Tangerang, perbatasan antara Banten dan Jakarta. Pendemo UU Cipta Kerja pukul mundur polisi yang berjaga di sana.

Mereka mengepung pasukan aparat di dua sisi berbeda.

Barisan barikade pun jebol, lantaran aparat kalah jumlah dengan demontran yang ratusan.

Ada saling lempar batu sampai tembakan gas air mata. Kericuhan terjadi, Kamis (8/10/2020) siang.

Bentrokan tersebut berlangsung di Jalan Daan Mogot Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper yang berbatasan dengan Jakarta Barat.

Nampak 2 mobil baracuda pergi meninggalkan lokasi. Sekira pukul 12.00 WIB Demonstran pun akhirnya dapat melintas jalan Daan Mogot.

Para demonstran pelajar juga nampak mengancurkan 1 mobil polisi yang terparkir di sisi kanan jalan. "Ayo kita menuju gedung DPR , kita duduki gedung DPR, kita suarakan aspirasi kita. Yang tolak ombnibuslaw ayo gabung," ujar masa buruh saat melintas.

Tak ketinggalan para pelajar pun ikut melintas sembari melanjunkan lagu. "Assalamualaikum, Waalaikum salam STM Datang. Bawa pasukan," lantun masa pelajar.

Awal bentrokan

Awal bentrokan terjadi saat, aparat gabungan dengan memblokade jalan tersebut dengan maksud menghalangi niat demonstran menuju Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat.

Namun, upaya tersebut mendapat perlawanan oleh demonstran. Sekira pukul 11.30 nampak demonstran remaja tanggung yang diduga pelajar mulai memancing kerusuhan dengan melempar batu.

Batu terus dilempar hingga bentrokan pecah. Nampak barisan terdepan dihuni oleh masa pelajar.

Sementara buruh berada dibelakang. "Woy sini lu maju. Kalau berani tangan kosong," teriak masa pelajar.

Bentrokan pun pecah, dalam aksi tersebut sejumlah demonstran diamankan oleh aparat lantaran melawan. Dari informasi yang diperoleh ada 7 demonstran yang ditangkap.

Lantaran terus mendapat perlawanan, emosi polisi pun tersulut. Aparat tak tinggal diam, mereka ikut menyerang dengan menembakkan gas air mata dengan maksud meredam dan memecah masa.

Namun, upaya tersebut membuat emosi masa makin menjadi-jadi. Nampak juga sejumlah demonstran mendapat kekerasan oleh aparat. Mereka dihajar dengan menggunakan tongkat kayu.

Salah satu masa mahasiswa, Afdal syahril yang mendapat kekerasan mengaku mulanya dia bermaksud untuk menyelamatkan temannya.

Namun, malah dia ikut mendapat kekerasan juga. "Saya maksudnya mau pisahin supaya nggak bentrok. Teman saya malah mau ditahan ya saya bela temen saya dong. Eh malah saya yang kena pukul juga," ungkapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww