Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Olympic

Pastikan DPR Reses, Polisi Dampingi SBSI Masuk ke Kompleks Parlemen

Pastikan DPR Reses, Polisi Dampingi SBSI Masuk ke Kompleks Parlemen
Gambar: Ist./detik.com
Kamis, 08 Oktober 2020 13:54 WIB
JAKARTA - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto menyatakan, pihaknya telah memberi pemahaman kepada massa aksi demonstrasi tolak UU Ciptaker dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

"Kami berikan pemahaman kepada teman-teman buruh bahwa Jakarta masih menjalani PSBB, jadi diharap untuk tidak berkumpul," kata Heru di Jl. Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Selain itu, kata Heru, pihaknya juga mendampingi perwakilan massa aksi demo SBSI tolak Omnibuslaw Ciptaker untuk masuk ke kompleks parlemen. Masa ingin memastikan, apakah benar DPR dengan dalam masa reses.

"Mereka meminta untuk mengecek ke dalam, apakah benar anggota Dewan sedang reses. Kita antar dan ternyata benar, di dalam masih tidak ada anggota Dewan karena reses sampai tanggal 8. Akhirnya mereka kembali," kata Heru.

Mengetahui DPR tengah dalam masa reses pun, massa aksi demo SBSI tolak Omnibuslaw Ciptaker, memilih untuk membubarkan diri.

Seperti diketahui, DPR memang memajukan jadwal reses lantaran tak kurang dari 18 Anggota DPR RI telah positif Covid-19. Dimajukanya jadwal reses juga berbuntut pada majunya jadwal Rapat Paripurna Penutupan. Rapat Paripurna pada Senin (5/10/2020) inilah yang menjadi momen pengesahan UU Omnibuslaw Ciptaker, meski draft akhir belum dibagikan utuh kepada seluruh Fraksi-fraksi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Metropolitan, Olympic
wwwwww