Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Bawa Ketapel ke Lokasi Demo Omnimbus Law, Penyusup Kenakan Kaos FPI Diciduk Polisi

Bawa Ketapel ke Lokasi Demo Omnimbus Law, Penyusup Kenakan Kaos FPI Diciduk Polisi
Selasa, 13 Oktober 2020 13:54 WIB
JAKARTA - Polda Metro Jaya meringkus seorang pria berkaos Front Pembela Islam karena kedapatan membawa ketapel saat terjaring razia.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu disebut hendak mengikuti aksi penolakan UU Cipta Kerja di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/10/2020) hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan, razia memang sedang genjar dilakukan aparat guna mengantisipasi adanya penyusup yang memanfaatkan momentum aksi unjuk rasa untuk melakukan aksi kerusuhan.

"Dari pengalaman kemarin kita, untuk menghindari ada kelompok-kelompok perusuh yang memang niatnya mau melakukan kerusuhan," ucap Yusri saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa.

Penangkapan pria itu bertepatan dengan rencana demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja di Istana Negara yang dilakukan ormas gabungan dari FPI, Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Dia pun mengimbau agar FPI Cs untuk tetap menjaga dan melindungi kelompoknya dari penyusup. Dia berharap jangan sampai aksi demonstrasi tersebut ditunggangi oleh pihak-pihak yang hendak melakukan kerusuhan.

"Kami mengimbau temen-temen demo ini jangan sampai tertunggangi. Silakan mem-protect pengamanan kelompoknya sendiri jangan sampai ada penyusup-penyusup yang masuk yang memang akan menjadikan keributan. Kasihan masyarakat," kata dia.

Yusri menjelaskan jika pelaku yang ditangkap itu berasal dari kawasan Banten. Saat ini, pelaku tersebut telah digelandang ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

"Kalau kita lihat masih di bawah umur ya. Nanti kita identifikasi dulu, yang bersangkutan pengakuannya dateng dari Banten sama teman-temannya ke sini tujuannya untuk demo," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww