Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  MPR RI

Bamsoet Berikan Bantuan Kepada Warga Desa Way Kepayang dan Desa Kedondong Lampung

Bamsoet Berikan Bantuan Kepada Warga Desa Way Kepayang dan Desa Kedondong Lampung
Rabu, 21 Oktober 2020 15:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo diwakili Ketua Umum Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) Aroem Alzier dan Relawan 4 Pilar MPR RI kembali menyalurkan bantuan.

Kali ini bantuan diberikan kepada warga di Desa Way Kepayang dan Desa Kedondong di Kabupaten Pesawaran, Lampung, merespon permintaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pesawaran.

"Bantuan yang disalurkan antara lain dua unit kursi roda, masing-masing untuk adik Ade Widya di Desa Way Kepayang dan Ibu Juminah di Desa Kedondong. Masyarakat lainnya di Desa Way Kepayang dan Desa Kedondong juga mendapatkan bantuan kemanusian dengan beras serta uang tunai untuk biaya berobat," ujar Bamsoet dari Jakarta, Selasa (20/10/20).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Ade Widya adalah gadis manis berusia tujuh tahun yang tabah menjalani kehidupan. Selain tuna rungu, ia juga mengalami cacat sejak lahir. Keluarga Ade Widya sudah lama meminta bantuan kursi roda ke Dinas Sosial melalui pemerintah desa, tapi belum juga terealisasi. Sementara Ibu Juminah mengalami sakit yang menyebabkan kakinya lumpuh.

"Saat mendengar kondisi adik Ade Widya dan Ibu Juminah, GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI langsung bergerak cepat menghimpun bantuan kemanusiaan. Alhamdulillah, dari gotong royong berbagai pihak, adik Ade Widya dan Ibu Juminah kini sudah bisa menikmati kursi roda yang sudah lama mereka idam-idamkan," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Depinas Soksi ini menuturkan, semangat gotongroyong membantu sesama di tengah Pandemi harus kembali dibangkitkan. Seberat apapun musibah, jika dihadapi dengan kebersamaan akan terasa ringan. 

"Di luar sana, masih banyak saudara sebangsa yang membutuhkan uluran tangan. Masih banyak adik Ade Widya maupun Ibu Juminah lainnya. GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI tak mungkin bisa menjangkau mereka semua. Namun demikian saya percaya, masih banyak pribadi, organisasi maupun gerakan serupa GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI yang peduli terhadap saudara sebangsanya," pungkas Bamsoet.***

wwwwww