Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Hindari Covid 19, Wildansyah Lebih Banyak di Mes

Hindari Covid 19, Wildansyah Lebih Banyak di Mes
Rabu, 21 Oktober 2020 17:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Pandemi Covid-19 yang belum mereda di Samarinda membuat Wildansyah semakin rajin menjaga protokol kesehatan. Bek Borneo FC ini memilih lebih banyak berada di mes ketimbang bepergian menjelang lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 yang akan digelar 1 November mendatang.

Alasan Wildansyah hanya di mes ialah agar tak terpapar penyebaran virus Covid-19. Dia menaati aturan pemerintah yakni mengurangi aktivitas tak penting di luar rumah.

"Kalau keluar hanya saat latihan. Libur latihan juga di mes saja tidak pulang ke Bandung," ucap Wildan, sapaannya.

Meski belum ada jadwal kompetisi yang dirilis, Wildan tetap bersemangat berlatih bersama tim. Menurutnya sebagai pesepak bola profesional, menjaga kebugaran sebagai kewajiban.

"Estimasi pertandingan paling cepat awal November dan opsi akhir awal Januari. Mau main kapan saja sebagai pemain harus siap," jelasnya.

Sebagai pemain senior, Wildan meminta penggawa muda bersabar. Dia menilai kondisi saat ini harus tetap diterima dan tak boleh kecewa.

"Takdirnya sudah seperti ini. Saya sangat paham pasti yang muda tidak sabar untuk berkompetisi. Berdoa saja pihak yang berwenang segera mentoleransi Liga 1 2020," pungkasnya. ***

wwwwww