Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Jelang Piala AFC U 16

Kalah dari UEA, Bima Sakti: Jarak Antar Lini Perlu Diperbaiki

Kalah dari UEA, Bima Sakti: Jarak Antar Lini Perlu Diperbaiki
Kamis, 22 Oktober 2020 19:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-3 pada laga uji coba di Stadion federasi sepak bola UEA, Rabu (21/10/2020). Pada pertandingan ini, skuat Garuda Asia sempat memimpin dengan skor 2-1 terlebih dahulu.

Sejak menit pertama, anak asuh Bima Sakti tersebut langsung menyerang pertahanan tuan rumah. Bahkan, permainan satu dua yang ditampilan Garuda Asia langsung membuahkan hasil pada menit ke-5. Adalah Raka Cahyana Rizky yang mampu melesakkan gol pembuka bagi skuat Garuda Asia hingga membawa tim unggul atas UEA U-16 1-0.

Permainan disiplin timnas U-16 diuji dipertengahan babak pertama. Pada menit ke 25, gawang yang dijaga ketat oleh I Made Putra Kaicen harus kebobolan juga melalui kreasi gol Sultan Adel Muhammad. Skor pun imbang 1-1.

Usai laga, pelatih timnas U-16, Bima Sakti mengatakan meski kalah anak asuhnya sudah banyak mengalami progres dari segi permainan. Selain itu, chemistry antar pemain terutama saat defense, attack terutama transisi sudah terlihat lumayan.

"Cuma memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan dievaluasi. Seperti kedisiplinan dalam menempati posisi masing-masing dan komunikasi antar pemain," kata Bima Sakti. 

“Jarak antar lini perlu diperbaiki karena kelihatan di menit-menit akhir posisi mereka melebar sehingga ini menjadi celah bagi lawan untuk bisa memanfaatkan situasi ini. Mereka tim bagus dan kita kehilangan fokus di menit-menit akhir, tapi secara umum kami sudah melakukan yang terbaik,” tambah pelatih yang pernah menangani timnas Indonesia senior dan U-19 tersebut. 

Timnas U-16 kembali bertemu UEA pada Sabtu (24/10/2020) mendatang di tempat yang sama. Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan Garuda Asia mengikuti Piala AFC U-16 2020 yang rencananya akan digelar tahun 2021 mendatang.  ***

Tak gentar menghadapi tekanan tim tuan rumah, timnas U-16 pun memberikan perlawan dengan bermain lebih cepat demi membuahkan gol. Hasilnya pada menit ke-40 gol pun tercipta melalui sepakan Ahmad Athallah Raihan yang sukses menghujam gawang UAE dan membawa timnas U-16 unggul 2-1 di babak pertama.

Dibabak kedua bongkar pasang pemain pun dilakukan pelatih Bima Sakti. Namun sayang pada menit ke-52' dan 74', gawang Indonesia harus kebobolan lagi. Sultan Adel Muhammad mencetak dua gol dan timnas U-16 kalah dengan skor 2-3. ***

wwwwww