Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

China Mengonfirmasi Daging Babi Impor dari Brasil Positif Covid-19

China Mengonfirmasi Daging Babi Impor dari Brasil Positif Covid-19
Ilustrasi daging babi. (gambar: dok. reuters)
Minggu, 01 November 2020 22:04 WIB
CHINA - Reuters mengabarkan, daging Babi beku yang diimpor dari Brasil dan telah memasuki sebuah distrik di provinsi Shandong, China Timur, dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Hal ini dikonfirmasi oleh pemerintah setempat, yang kemudian meminta penduduk distrik Wendeng di kota Weihai yang mungkin telah bersentuhan dengan daging babi impor tersebut, untuk melapor ke pihak berwenang.

Lansiran yang dikutip GoNews.co pada Minggu (1/11/2020) malam itu, tak menyebutkan perusahaan Brasil mana yang mengirim daging Babi beku itu, berapa jumlah daging Babi impor itu dan langkah selanjutnya yang akan diterapkan pada daging Babi impor itu. Termasuk, langkah apa yang akan ditempuh selanjutnya pada perusahaan pengirim dan kebijakan pencegahan otoritas China untuk mencegah komoditas bervirus masuk ke China.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Basket, Ekonomi
wwwwww