Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Nasional

Pegiat Medsos jadi Komisaris Independen PT Pelni

Pegiat Medsos jadi Komisaris Independen PT Pelni
Salah satu unggahan akun twitter @kangdede78. (gambar: tangkapan layar)
Selasa, 03 November 2020 10:28 WIB
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Widodo Hario Mumpuni selaku Komisaris Independen PT Pelni, dan menggantinya dengan Kristia Budiarto.

Kristia merupakan pegiat media sosial Twitter melalui akun @kangdede78 yang kerap menggaungkan program-program dari Presiden Joko Widodo.

"Terima kasih semua untuk doa baiknya, untuk amanah & tanggung jawab yang diberikan kepada saya. Mohon maaf belum bisa bales mention satu persatu, semoga Tuhan memberkati kita semua," kata Kristia Budiarto dikutip dari akun twitternya, Selasa (3/11/2020).

Selain Kristia Budiarto di kursi Komisaris Independen, Erick juga menetapkan Iwan Taufiq Purwanto sebagai komisaris mengganti Marwanto Harjowiryono.

Iwan sebelumnya adalah Deputi bid. Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Yahya Kuncoro dalam lansiran kompas.com yang dikutip Selasa (3/11/2020) mengatakan, pergantian komisaris ini dilakukan sebagai langkah Kementerian BUMN selaku pemilik modal untuk memperkuat perusahaan terutama di masa adaptasi kebiasaan baru.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Ekonomi
wwwwww