Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Olympic

Bisa Tampung 1,5 Juta Ton Cargo, Bandara Kertajati harus Jadi Pusat Distribusi Logistik E-Commerce

Bisa Tampung 1,5 Juta Ton Cargo, Bandara Kertajati harus Jadi Pusat Distribusi Logistik E-Commerce
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat Kunjungi PT Diposin Jawa Barat, Rabu (11/11/20). (foto: Humas MPR)
Rabu, 11 November 2020 18:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati difungsikan menjadi pusat distribusi logistik e-commerce. Selain karena kapasitas bandaranya yang besar, mampu menampung 1,5 juta ton kargo, akses bandara ini juga didukung dua infrastruktur besar di Jawa Barat.

Di antaranya Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, dan akses Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu yang akan menghubungkan Kota Bandung dan Kertajati.

"Sehingga ada integrasi antara bandara, jalan tol, dan pelabuhan. Dengan demikian mampu memangkas waktu pengiriman barang. Terlebih daerah di sekitar Bandara Kertajati merupakan kawasan industri yang tersebar dari Cikarang, Bekasi hingga Karawang dan kota-kota sekitarnya. Apalagi daerah di sekitar Bandara Kertajati seperti Cirebon dan Indramayu terkenal memiliki berbagai kerajinan yang bisa di ekspor," ujar Bamsoet usai mengunjungi kantor perusahaan jasa titipan PT Dirgantara Pos Intimoda (DIPOSIN), di Komplek Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Rabu (11/11/20).

Jajaran direksi DIPOSIN yang hadir antara lain CEO Rangga Dirgantara, Direktur Utama Muhammad Martin, dan Direktur Keuangan Novita Chandra. Hadir pula Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Finari Manan.

Ketua DPR RI ke-20 ini menilai, dengan mengoperasikan Bandara Kertajati sebagai pusat logistik e-commerce, UMKM Indonesia bisa lebih mudah mengekspor hasil produksinya. Karena adanya kecepatan dan kemudahan dalam proses ekspor dan perizinan lainnya. Disisi lain, juga bisa menghidupkan aktifitas di Bandara Kertajati agar tak sepi atau bahkan mati suri seperti sekarang ini.

"Geliat perdagangan online (e-commerce) sedang melanda kaum milenial. Hanya dengan modal handphone dan berbagai perangkat teknologi informasi, mereka bisa mendapatkan konsumen hingga ke berbagai belahan negara dunia. Tugas pemerintah untuk membantu mereka memasarkan produknya melalui kemudahan ekspedisi," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini mengungkapkan, sejak diresmikan operasinya pada 24 Mei 2018, jumlah penerbangan di Bandara Kertajati masih jauh dari harapan. Padahal, Bandara Kertajati merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno Hatta. Sampai dengan akhir 2019 saja, tercatat rata-rata per harinya hanya ada 20 pergerakan pesawat.

"Saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020, operasional Bandara Kertajati terus menurun. Bahkan pada April 2020 sempat berhenti beroperasi lantaran tak ada penerbangan. Menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat logistik e-commerce merupakan pilihan bijak dan solutif agar pembangunan bandara ini tak sia-sia," pungkas Bamsoet.***

wwwwww