Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Muhammad Zulfikri Punya Cara Usir Kejenuhan

Muhammad Zulfikri Punya Cara Usir Kejenuhan
Rabu, 11 November 2020 18:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Pemain klub pesetra kompetisi mengalami kejenuhan akibat batalnya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Tak terkecuali bagi kiper muda Borneo FC Samarinda Muhammad Zulfikri. Namun jebolan Pesut Etam Junior ini punya cara ampuh mengusir kejenuhan dengan bermain Play Station (PS).

Menurut Zulfikri, bermain PS membuatnya lebih rileks. Selain itu bisa mempererat hubungan dengan teman dan keluarga.

"Kalau main PS biasanya bersama keluarga atau teman. Jadi seru tidak bosan," kata Zul, sapaannya.

Namun Zul tak melulu bermain PS. Selama aktivitas tim diliburkan, dia tetap berlatih individu. "Alhamdulillah kalau masalah kebugaran selalu dijaga. Apalagi kompetisi bakal dilaksanakan awal tahun 2021. Jadi harus siap agar mampu bersaing dengan pemain senior," imbuhnya.

Berposisi sebagai penjaga gawang muda, Zul sadar persaingan amat berat. Walhasil mengasah kemampuan adalah jurus utama untuk mengejar performa dari pemain lain.

"Kalau posisi kiper di mana saja selalu berat. Tapi Insya Allah selalu giat berlatih. Tinggal semuanya hak pelatih dalam menentukan kepercayaan. Kalau saya selalu siap," pungkasnya. ***

wwwwww