Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
13 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Nasional

UAS Mengaku Sudah Simpati kepada Habib Rizieq Sebelum Pilkada DKI, Ini Alasannya

UAS Mengaku Sudah Simpati kepada Habib Rizieq Sebelum Pilkada DKI, Ini Alasannya
UAS berdiskusi dengan jurnalis senior Karni Ilyas yang diunggah di akun youtube Karni Ilyas Club pada Ahad (15/11) malam. (tangkapan layar/republika.co.id)
Senin, 16 November 2020 08:50 WIB

JAKARTA - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku dirinya sudah simpati kepada Habib Rizieq Syihab sebelum hiruk-pikuk pemilihan kepada daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun 2017.

Ustaz kondang asal Pekanbaru, Riau tersebut mengungkapkan hal itu saat berdiskusi dengan jurnalis senior Karni Ilyas yang diunggah di akun youtube Karni Ilyas Club pada Ahad (15/11) malam.

Dikutip dari republika.co.id, dalam diskusi tersebut UAS juga mengungkapkan perbedaan dan persamaannya dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab itu.

''Saya (kuliah) di Mesir beliau di Imam Muhammad Ibnu Saud di Riyadh. Di Mesir lebih terbuka sedangkan di Riyadh ini satu mazhab saja,'' kata UAS.

Perbedaan lainnya, dari sisi nasab (keturunan), UAS mengatakan dirinya orang biasa. Sementara Habib Rizieq adalah habib yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.

Namun, UAS kemudian mengungkapkan beberapa persamaannya dengan Habib Rizieq. ''Ada beberapa hal titik persamaan, saya senang sekali dengan gerakan amar maruf nahi munkar (menegakkan kebenaran dan mencegah keburukan),'' kata UAS.

UAS mengatakan, selama ini dirinya melihat ada orang yang amar maruf-nya semangat. Misalnya, mengajak berdzikir, mengajak shalawat, hingga mengajak memakmurkan masjid.

Tapi, ketika melihat perbuatan maksiat, diam. Ini karena menurut UAS memang amar maruf nahi mungkar ini terkait dengan kepentingan orang banyak.

''Sehingga kalau itu kita sentuh, kalau istilah orang Melayu kalau periuk belanga orang tersentuh dia mengamuk,'' kata UAS.

Karena itulah, kata UAS, yang membuat dirinya simpati sejak awal dengan Habib Rizieq. Simpatinya ini menurutnya jauh sebelum hiruk-pikuk Pilkada DKI 2017.

''Keberaniannya itu bagi saya sesuatu yang menantang, saya senang,'' kata UAS.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Nasional, Riau
wwwwww