Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Kriminal

Kembangkan Desa dengan 'Smart Village', DPR Apresiasi Mendes PDTT

Kembangkan Desa dengan Smart Village, DPR Apresiasi Mendes PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat RDP dengan Komisi V DPR.(Foto: Humas)
Rabu, 18 November 2020 15:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mulyadi apresiasi konsep-konsep Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar tentang smart village dan pembangunan desa.

Hal itu ia sampaikan ketika Rapat Kerja Komisi V DPR RI tentang Evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 Kemendes PDTT dan Penyampaian Laporan Hasil Kunjungan Kerja Reses dan Spesifik Komisi V DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/11/2020).

"Saya dengar konsep-konsep bapak luar biasalah ya. Tentang bagaimana desa dikembangkan menjadi smart village dan segala macamnya itu," ujarnya.

Legislator dari Partai Gerindra itu kemudian berharap untuk bisa mendapatkan buku SDGs Desa gagasan dari Mendes PDTT yang membahas tentang arah kebijakan dan tujuan pembangunan desa.

"Apalagi bapak sudah membuat suatu buku yang saya kira semua Anggota Komisi V harus dapat semua ini Pak Menteri, tentang pembangunan berkelanjutan di desa-desa," ungkapnya.

Untuk diketahui, Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia yang tergabung dalam Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Indonesia, SDGs desa merupakan konsep untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

SDGs Global kemudian diturunkan menjadi SDGs Nasional seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan.

Oleh Gus Menteri, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, kemudian diturunkan menjadi SDGs Desa, dari total 17 poin SDGs Global dan Nasional, kemudian ia tambahkan satu poin yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

Poin itu ia rasa perlu untuk ditambahkan agar ketika melakukan perencanaan pembangunan desa tidak terlepas dari kearifan atau budaya lokal.

Gus Menteri berharap, hasil dari Raker tersebut bisa segera ditindak lanjuti dan bisa segera terwujud. Selain itu, ia juga berharap agar terus bisa bersinergi dalam mewujudkan Indonesia maju.

"Terima kasih atas masukan dan saran dari Pimpinan dan anggota Komisi V. Semoga bisa bersinergi dalam wujudkan Indonesia Maju," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Sebagai informasi, dalam rapat kerja ini Mendes PDTT didampingi Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid, serta seluruh jajaran eselon 1 di lingkungan Kemendes PDTT.***

wwwwww