Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Voli

Kemenkop UKM Pastikan Bentuk Pusat Data Terpadu UMKM Nasional

Kemenkop UKM Pastikan Bentuk Pusat Data Terpadu UMKM Nasional
Sesmenkop UKM, Rully Indrawan dalam sebuah kesempatan. (foto: dok. ist.)
Rabu, 18 November 2020 14:18 WIB
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) memastikan akan membuat pusat data terpadu usaha mikro kecil menengah (UMKM). Ini memang amanat dari Undang-Undang Omnibuslaw Cipta Kerja (Ciptaker).

"Di UU Cipta Kerja sudah jelas memang itu tugas kami. Kita tunggu PP (perarturan pemerintah)-nya, saat ini sedang dilakukan harmonisasi oleh Kemenko," kata sekretaris menteri (Sesmen) Kemenkop UKM, Rully Indrawan kepada GoNews.co, Rabu (18/11/2020).

Pendanaan untuk membuat pusat data terpadu UMKM itu, kata Rully, juga sudah dianggarkan.

"Kita sudah siapkan anggaran di tahun 2021 untuk itu. Dan sudah koordinasi dengan para pihak," kata Rully.

Sebelumnya, anggota Komisi VI DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat (Sumbar) I, Andre Rosiade meminta agar Kemenkop UKM bisa memotori pembentukan data tunggal UMKM nasional. Momentum pandemi Covid-19 dimana pemerintah banyak menyalutkan bantuan untuk UMKM dianggap tepat untuk berjalan seiring dengan pembenahan data UMKM nasional.

"Kita tahu persoalan data memang salah satu persoalan bangsa kita, banyak data itu yang ada di beragam institusi. Tentu ke depan, harapannya Kementerian Koperasi dan UKM-lah yang menjadi motor pendataan UMKM. Saya rasa, pembagian bantuan UMKM bisa jadi momentum yang pas untuk melakukan pendataan ulang, sehingga pemerintah punya big data tentang UMKM," kata Andre tertulis, Selasa (17/11/2020) kemarin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sumatera Barat, DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww