Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  MPR RI

Gus Jazil Dukung Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alqur'an jadi Universitas

Gus Jazil Dukung Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran jadi Universitas
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid saat memberikan sambutan di "Temu Kangen Alumni PTIQ" di Sumatra Barat, Jumat (20/11/2020). (Foto: Istimewa)
Jum'at, 20 November 2020 22:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, mendukung pihak Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alqur'an (PTIQ) yang berencana menjadikan Universitas pada 2021 mendatang.

Demikian diungkapkan Gus Jazil, sapaan akrabnya pada saat acara "Temu Kangen Alumni PTIQ" di Hotel Axana Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (20/11/2020).

"Saya sangat senang sekali karena di usianya yang ke 50 tahun, PTIQ akan menjadi Universitas Ilmu Alqur'an," ujarnya.

"Tentu saya sebagai Ketua Ikatan Alumni PTIQ sangat mendukung gagasan tersebut," tambahnya.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menambahkan, dengan adanya Universitas Ilmu Alqur'an diharapkan kedepan semakin banyak kalangan muda "Generasi Milenial" yang hafal dan gemar membaca Alqur'an.

"Dengan dijadikanya PTIQ sebagai Universitas, tentu saja PTIQ akan tetap mengabdi kepada bangsa melalui dunia pendidikan khususnya Alqur'an," urainya.

"PTIQ sendiri akan merayakan ulang tahun emas yakni ke 50 tahun pada bulan April 2021 nanti, jadi momen itulah Universitas Ilmu Alqur'an kita launching," pungkasnya.

Sebagai satu-satunya kampus yang menfokuskan pada hafalan Alquran dan kajian Alquran, sambung Gus Jazil, Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) selama ini telah mengirimkan ratusan hafiz ke luar negeri dalam beberapa tahun belakangan.

Hafiz-hafiz tersebut dikirimkan paling banyak ke Timur Tengah dan juga beberapanegara di Amerika dan Eropa. Sampai saat ini katanya lagi, setidaknya sudah ratusan hafiz yang diekspor ke luar negeri. Data-data pengiriman tersebut diinfentarisir oleh Ikatan alumni PTIQ

"Rata-rata permintaannya 30 orang dari PTIQ ke luar negeri setiap tahunnya," ujarnya.

Selain itu, pria asal Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur itu mengatakan, di dalam negeri, juga tidak sedikit Alumni PTIQ yang saat ini sudah menduduki sejumlah jabatan strategis baik di legislatif maupun eksekutif. "Sudah ada yang jadi Anggota DPR, MPR, bahkan ada juga yang berhasil menjadi TNI. Ini membuktikan bahwa kampus Alqur'an tidak melulu menghasilkan Hafiz, dai, pengasuh pondok pesantren atau Ustaz saja. Tapi juga bisa menjadi petinggi di negeri ini," pungkasnya.

Hadir dalam acara temu kangen tersebut, Dr. A Juraidi dari Direktur Penais Kemenag, Direktur Pasca Sarjana PTIQ Jakarta, Prof Dr. Darwis Hude, dan para tokoh alumni yang sedang bertugas di MTQ ke 28 Padang, Sumatera Barat.***

wwwwww