Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Kasus Covid di Berbagai Daerah Meningkat Drastis, MPR Ajak Masyarakat Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid di Berbagai Daerah Meningkat Drastis, MPR Ajak Masyarakat Perketat Protokol Kesehatan
Anggota MPR RI, Ahmad Riski Sadig saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 05 Desember 2020 13:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KEDIRI - Anggota MPR RI, Ahmad Riski Sadig meminta masyarakat perketat dan selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, karena kasus pandemi belum usai. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus di daerah justeru meningkat.

Demikian diungkapkan Ahmad Riski Sadig saat memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Sabtu, 5 Desember 2020 lalu, di Gurah Kabupaten Kediri.

"Saya mengajak masyarakat agar selalu menjaga kesehatan diri dan mematuhi protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dalam segala kegiatan di luar rumah," ujarnya.

Menurut informasi yang Ia terima dari para dokter, penularan Covid-19 sangat cepat, jika masuk ke tubuh. "Sedangkan daya tahan atau imun lemah maka virus akan menganggu organ-organ kita. Itu sangat berbahaya bisa menyebabkan kematian," katanya.

Dia mengaku sangat prihatin dan khawatir terhadap dampak pandemi, kesehatan masyarakat pasti terganggu dan juga berdampak pada perekonomian.

"Hotel-hotel, restoran, usaha-usaha rakyat banyak yang tutup. Masyarakat sudah mendesak pemerintah untuk berbuat sesuatu," tandas Anggota DPR dari Fraksi PAN itu.

Legislator dari Dapil Jawa Timur VI itu menegaskan, masyarakat tidak perlu panik dan berputus asa dalam menghadapi situasi pandemi ini. Hal itu menurut dia karena Pemerintah sedang berupaya keras melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan penyebaran virus, salah satunya dengan pembuatan vaksin.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan kasus aktif Covid-19 di Indonesia meningkat dan diikuti dengan angka kesembuhan pasien Covid-19 yang juga menurun.

Hal itu disampaikan Doni dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 secara virtual Minggu (13/12/2020). "Kasus aktif mengalami peningkatan 4 persen selama kurang lebih 1 bulan terakhir. Padahal 1 bulan yang lalu kasus aktif kita pernah berada pada posisi 11 persen dan hari ini naik menjadi 15,08 persen,” kata Doni.

"Dan jumlah kasus aktif ini tercatat 93.165 orang. Walaupun angka kesembuhannya juga relatif tinggi yaitu sudah mencapai 505.836 orang," tutur dia.

Doni mengatakan, semestinya angka kesembuhan yang tinggi seperti di bulan-bulan sebelumnya bisa dipertahankan. Saat itu angka kesembuhan Covid-19 di Indonesia mencapai 84 persen lebih. Karena itu, Doni meminta seluruh elemen terkait seperti Dinas Kesehatan daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan TNI-Polri bersatu padu menghidupkan kembali upaya pencegahan.***

wwwwww