Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
3
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
4
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
5
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
6
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
23 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Home  /  Berita  /  Olympic

Dampak Pandemi Covid-19, Ketua DPD Sebut Semua Pihak Termasuk Pemerintah Kelelahan

Dampak Pandemi Covid-19, Ketua DPD Sebut Semua Pihak Termasuk Pemerintah Kelelahan
Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattaliti. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 11 Desember 2020 23:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SERANG - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengakui, semua pihak baik tenaga medis, Eksekutif, Legislatif saat ini dalam kondisi kelelahan menghadapi pandemi Covid-19.

Bahkan menurut Senator asal Jawa Timur ini, grafik jumlah kasus positif pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020 ini belum terlihat adanya gejala penurunan atau landai.

Demikian disampaikan LaNyalla dalam acara refleksi akhir tahun DPD RI bertajuk "Peran DPD Dalam Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Masa Pandemi" di Kota Serang, Banten, Jumat malam (11/12/2020) saat membuka Refleksi Akhir Tahun Pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan DPD RI bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP).

"Semua kelelahan, dimana kasus positif Covid-19 per tanggal 8 Desember 2020 mencapai 582 ribu kasus. Dalam pandanganya, pemerintah pun sudah kelelahan menghadapi dampak pandemi," tukasnya.

Meski demikian, DPD RI kata mantan Ketua Umum PSSI ini, pihaknya mengapresiasi langkah yang ditetapkan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 maupun dampaknya di berbagai sektor terutama sektor kesehatan.

"Di sisi lain, begitu besarnya ekses terjangan Covid-19 bagi kehidupan masyarakat menjadikan DPD RI harus secara kontinu mencermati perkembangan penanganan dampak Covid-19 di berbagai sektor. Khususnya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial," urainya.

Kemudian, LaNyalla juga menyoroti perihal masuknya vaksin Sinovac yang menjadi secercah harapan untuk masyarakat Indonesia guna menekan penyebaran virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.

"Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 adalah dengan mendatangkan vaksin Sinovac, walaupun belum mencukupi, namun kita berharap semoga upaya ini dapat mengatasi pandemi Covid-19," tandasnya.

LaNyalla berharap agar virus Covid-19 ini bisa ditekan oleh pemerintah agar perekonomian Indonesia yang terpuruk akibat pandemi ini dapat segera pulih.

"Tentunya kita semua berharap bahwa Covid-19 dapat segera dikendalikan penyebarannya, dan pengalaman satu tahun terakhir dalam menangani dampak pandemi Covid-19 menjadi pelajaran bagi kita semua, sehingga penanganan ke depan lebih solutif secara efektif," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, dan beberapa Alat Kelengkapan Dewan DPD RI.

***

wwwwww