Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
22 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
20 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
23 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
21 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
5
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
6
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
20 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bersedia Jadi Pembina, Bamsoet: Seni Bela Diri Tarung Derajat Perlu Dikembangkan

Bersedia Jadi Pembina, Bamsoet: Seni Bela Diri Tarung Derajat Perlu Dikembangkan
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo usai Podcast Ngobras sampai Ngompol (Ngobrol Asyik sampai Ngomong Politik) bersama Aa Boxer, di Jakarta, Selasa (15/12/20). (Foto: Humas MPR)
Selasa, 15 Desember 2020 13:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyatakan kesediaannya menjadi Pembina olahraga bela diri Tarung Derajat. Hal itu dinyatakan saat menerima putera pendiri Tarung Derajat Aa Boxer, Badai dan Rimba.

Sambil Ngobras atau ngobrol asyik di konten YouTube Bamsoet Channel, Bamsoet mengungkapkan Indonesia memiliki banyak seni dan olahraga bela diri yang mengagumkan. Selain Pencak Silat, ada pula Tarung Derajat yang dideklarasikan kelahirannya di Bandung pada 18 Juli 1972 oleh Achmad Dradjat atau Aa Boxer.

"Tak hanya sebagai olahraga nasional yang telah diakui dunia, Tarung Derajat juga menjadi latihan bela diri dasar TNI Angkatan Darat dan Brigade Mobil Polri serta siswa atau taruna Sekolah Tinggi Ilmu Intelejen Negara (STIN). Sebuah pencapaian luar biasa dari Aa Boxer," ujar Bamsoet dalam Podcast Ngobras sampai Ngompol (Ngobrol Asyik sampai Ngomong Politik) bersama Aa Boxer, di Jakarta, Selasa (15/12/20).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, negara dan masyarakat perlu melestarikan dan mengembangkan keberadaan seni bela diri Indonesia, seperti Pencak Silat dan Tarung Derajat. Sebagaimana Thailand dengan Muay Thai, Korea dengan Taekwondo, Jepang dengan Aikido, Filipina dengan Kombatan, maupun Brasil dengan Jiu Jitsu.

"Tanpa dukungan dari negara dan masyarakat, Tarung Derajat yang kini anggotanya lebih dari dua juta itu bisa punah. Kalah pamor dari seni bela diri impor. Padahal, kualitas dan kemampuan Tarung Derajat yang sudah ada di seluruh Indonesia dan manca negara sangat dahsyat," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, Aa Boxer menciptakan Tarung Derajat tak hanya sebagai seni bela diri. Melainkan juga sebagai ilmu, tindakan moral dan sikap hidup yang memanfaatkan kemampuan daya gerak otot, otak dan nurani secara realistis dan rasional.

"Menguasai Tarung Derajat, harus terlebih dahulu menguasai lima daya gerak moral,  yaitu kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian dan keuletan. Semuanya dikombinasikan dalam sistem ketahanan dan pertahanan diri yang agresif dan dinamis. Nilai filosofisnya sangat dalam, menunjukan Tarung Derajat lebih dari sekadar bela diri," pungkas Bamsoet. 

Seperti apa keseruan obrolan dan teknik bertarung kontak langsung yang mematikan itu dipertunjukan kedua putera Aa Boxer itu, bisa disaksikan selengkapnya di Podcast Ngobras sampai Ngompol di akun Youtube Bamsoet Channel pekan depan.***

wwwwww