Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
Kesehatan
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
2
Pernah Diramal Mbak You, Gunung Semeru Hari Ini Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 KM
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pernah Diramal Mbak You, Gunung Semeru Hari Ini Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 KM
3
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
Peristiwa
24 jam yang lalu
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
4
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
5
Tanpa Atribut, FPI Buka Posko Dapur Umum dan Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kalsel
Peristiwa
18 jam yang lalu
Tanpa Atribut, FPI Buka Posko Dapur Umum dan Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kalsel
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Jokowi Bakal Dapat Giliran Pertama, Gus Jazil Minta Masyarakat Tak Perlu Kuatir dengan Vaksin Covid

Jokowi Bakal Dapat Giliran Pertama, Gus Jazil Minta Masyarakat Tak Perlu Kuatir dengan Vaksin Covid
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto: MPR)
Sabtu, 09 Januari 2021 00:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pemerintah telah mengedarkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China ke sejumlah daerah. Rencananya, vaksinasi mulai dilakukan pada 13 Januari 2021 mendatang. Sayangnya, hingga kini izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum keluar.

Begitu pula fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun belum dikeluarkan. Hal ini memunculkan sejumlah kekhawatiran publik atas keamanan dari vaksin Covid-19.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, masyarakat tidak perlu terlalu kuatir akan keamanan vaksin. Menurutnya, jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja menyatakan siap untuk menjadi orang pertama yang divaksin, artinya vaksin Covid-19 aman. "Kalau Presiden saja menjadi orang pertama yang divaksinasi, saya yakin vaksin ini aman," katanya, Jumat (8/1/2021).

Kendati begitu, Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, meminta agar BPOM tetap menjalankan tugasnya secara profesional dan proporsional dan tidak terpengaruh atas kemungkinan adanya desakan agar vaksin segera dikeluarkan.

"Jadi jangan karena desakan, tetapi memang karena profesionalisme. Jika vaksin ini sudah layak untuk mendapatkan izin edar maka saya BPOM untuk segera mengeluarkan izin edar karena vaksin sudah sampai disini, sudah sampai di Indonesia bahkan sudah diedarkan ke daerah. Saya mendengar informasi Presiden akan melakukan vaksinasi pada Rabu, tanggal 13. Itu artinya sebelum tanggal 13, BPOM sudah keluar izin edarnya," katanya.

Gus Jazil juga meminta masyarakat untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks) terkait vaksin karena hal ini justru membuat masyarakat menjadi bingung. "Berita hoaks yang tidak benar terkait efek vaksin yang katanya ada orang meninggal karena divaksin, padahal itu berita lama, 2018. Nah seperti ini memunculkan  ada keraguan, ketidakpercayaan masyarakat pada pemerintah, BPOM, Kementerian Kesehatan," tuturnya.

Dikatakan Gus Jazil, Pemerintah telah bekerja keras dan maksimal untuk mendatangkan vaksin yang saat ini dalam proses uji klinis di BPOM, namun kemudian dihantam dengan berita hoaks soal keamanan vaksin.

"Makanya pemerintah juga harus memastikan vaksin ini aman dan berita hoaks, berita yang tidak benar tolong agar jangan diedarkan karena ini membuat masyarakat menjadi ragu," tuturnya.***

wwwwww