Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  SEA Games

Jokowi Bakal Dapat Giliran Pertama, Gus Jazil Minta Masyarakat Tak Perlu Kuatir dengan Vaksin Covid

Jokowi Bakal Dapat Giliran Pertama, Gus Jazil Minta Masyarakat Tak Perlu Kuatir dengan Vaksin Covid
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto: MPR)
Sabtu, 09 Januari 2021 00:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pemerintah telah mengedarkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China ke sejumlah daerah. Rencananya, vaksinasi mulai dilakukan pada 13 Januari 2021 mendatang. Sayangnya, hingga kini izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum keluar.

Begitu pula fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun belum dikeluarkan. Hal ini memunculkan sejumlah kekhawatiran publik atas keamanan dari vaksin Covid-19.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, masyarakat tidak perlu terlalu kuatir akan keamanan vaksin. Menurutnya, jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja menyatakan siap untuk menjadi orang pertama yang divaksin, artinya vaksin Covid-19 aman. "Kalau Presiden saja menjadi orang pertama yang divaksinasi, saya yakin vaksin ini aman," katanya, Jumat (8/1/2021).

Kendati begitu, Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, meminta agar BPOM tetap menjalankan tugasnya secara profesional dan proporsional dan tidak terpengaruh atas kemungkinan adanya desakan agar vaksin segera dikeluarkan.

"Jadi jangan karena desakan, tetapi memang karena profesionalisme. Jika vaksin ini sudah layak untuk mendapatkan izin edar maka saya BPOM untuk segera mengeluarkan izin edar karena vaksin sudah sampai disini, sudah sampai di Indonesia bahkan sudah diedarkan ke daerah. Saya mendengar informasi Presiden akan melakukan vaksinasi pada Rabu, tanggal 13. Itu artinya sebelum tanggal 13, BPOM sudah keluar izin edarnya," katanya.

Gus Jazil juga meminta masyarakat untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks) terkait vaksin karena hal ini justru membuat masyarakat menjadi bingung. "Berita hoaks yang tidak benar terkait efek vaksin yang katanya ada orang meninggal karena divaksin, padahal itu berita lama, 2018. Nah seperti ini memunculkan  ada keraguan, ketidakpercayaan masyarakat pada pemerintah, BPOM, Kementerian Kesehatan," tuturnya.

Dikatakan Gus Jazil, Pemerintah telah bekerja keras dan maksimal untuk mendatangkan vaksin yang saat ini dalam proses uji klinis di BPOM, namun kemudian dihantam dengan berita hoaks soal keamanan vaksin.

"Makanya pemerintah juga harus memastikan vaksin ini aman dan berita hoaks, berita yang tidak benar tolong agar jangan diedarkan karena ini membuat masyarakat menjadi ragu," tuturnya.***

wwwwww